Gubernur Anwar Hafid Hadirkan Ustadz Das’ad Latif di Tabligh Akbar HUT ke-80 RI, Warga Sulteng Antusias
- Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:48 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(foto: Biro Administrasi Pimpinan)
Faktasulteng.id, PALU - Ribuan warga memadati Lapangan Pogombo, kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu malam, 13 Agustus 2025. Mereka menghadiri tabligh akbar peringatan 80 tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara bertema “Memperkuat Ukhuwah, Menjemput Sulteng Nambaso di Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80” itu menghadirkan dai kondang Ustaz Das’ad Latif.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Sry Nirwanti Bahasoan, jajaran Forkopimda, dan sejumlah pejabat hadir mengikuti kegiatan.
Dalam sambutannya, Anwar menyebut tabligh akbar ibarat retret untuk merenungkan perjalanan 80 tahun Indonesia merdeka. “Dari Sulawesi Tengah, kita kirim doa untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.
Anwar juga mengajak masyarakat mendoakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar diberi kekuatan lahir batin memimpin bangsa. Ia menambahkan, doa serupa juga dipanjatkan untuk keberkahan Sulawesi Tengah.
Di hadapan jamaah, Anwar memaparkan capaian enam bulan pertama program 9 BERANI. Melalui BERANI Cerdas, Pemprov menyalurkan beasiswa daerah bagi 5.715 mahasiswa, ditambah 1.438 mahasiswa pada malam tabligh akbar, sehingga total menjadi 7.153 penerima. “Target kami, lima tahun ke depan ada 250 ribu mahasiswa Sulteng yang mendapat beasiswa,” katanya.
Program BERANI Sehat juga telah berjalan. Pemerintah menanggung biaya kesehatan warga hanya dengan KTP daerah. Hingga kini, sekitar Rp37 miliar dibayarkan ke BPJS Kesehatan.
Anwar menyebut tabligh akbar ini juga bagian dari BERANI Berkah, Sulteng Berjamaah, dan Sulteng Mengaji. “Nilai-nilai religius ini adalah kekuatan untuk membangun daerah,” ujarnya.
Ia turut memperkenalkan program “Gampang Umroh” bekerja sama dengan BKN yang mempermudah ASN berangkat umroh, serta mengumumkan penetapan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri sebagai bandara internasional.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Das’ad Latif mengingatkan umat Muslim mempererat persaudaraan, menjauhi kemunafikan, dan bersatu membangun Sulteng Nambaso.
Ketua Panitia yang juga Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulteng, M. Sadli Lesnusa, menegaskan kegiatan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah Islamiah serta menumbuhkan kebersamaan dan nilai keagamaan sebagai pondasi moral masyarakat. (**)