Gubernur Anwar Hafid Gaet Wamenaker, Bangun BLK untuk Genjot Tenaga Kerja Sulteng
- Kamis, 17 Juli 2025 - 12:03 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
(Foto: Ist)
Faktasulteng.id, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memacu pengembangan sumber daya manusia. Kali ini, Gubernur Anwar Hafid menggandeng Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, untuk mempercepat pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di wilayahnya.
Pertemuan antara Anwar dan Immanuel berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025. Dalam pertemuan tersebut, Immanuel menyatakan komitmen kuat Kementerian Ketenagakerjaan untuk mendukung penuh program BLK di Sulawesi Tengah.
“Kita akan support dalam hal BLK, alat-alat dan kita bisa langsung kerja sama dengan mitra-mitra industri kita yang ada di sana,” ujar Immanuel.
Dukungan itu tak sekadar penyediaan alat pelatihan. Immanuel juga menyebut akan menjembatani kerja sama antara BLK dengan sektor industri agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Harapannya, anak-anak muda di Sulawesi Tengah tidak hanya terampil, tapi juga siap terjun langsung ke dunia kerja.
Menurut Immanuel, ketersediaan BLK yang mumpuni dapat menjadi gerbang keterampilan bagi generasi muda Sulteng. Ia yakin, program ini akan memperluas peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran secara signifikan.
“Pak Gub ini punya concern yang sama dengan kami, bagaimana fokusnya terhadap ketenagakerjaan, bagaimana membangun SDM di sana,” katanya.
Senada dengan itu, Anwar Hafid memang dikenal menaruh perhatian besar pada isu pembangunan manusia. Dalam berbagai kesempatan, Anwar menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan prioritas utama pemerintahannya, apalagi di tengah geliat investasi dan industrialisasi di Sulawesi Tengah.
Langkah sinergis antara Pemprov dan Kemenaker ini diharapkan menjadi pengungkit besar dalam menciptakan tenaga kerja terampil yang mampu bersaing tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di pasar global.
“Tujuannya hanya satu,” ujar Immanuel, “agar kesempatan kerja di Sulteng semakin terbuka dan semakin menurunkan angka pengangguran.” (**)