Gangguan Sistem Transmisi dan Cuaca Ekstrem Sebabkan Pemadaman Listrik Luas di Sulawesi

Gangguan Sistem Transmisi dan Cuaca Ekstrem Sebabkan Pemadaman Listrik Luas di Sulawesi (Foto ilustrasi/ai)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu, – Sejumlah wilayah di Sulawesi, termasuk Kota Palu, mengalami pemadaman listrik yang meluas pada Minggu malam, 11 Mei 2025. Gangguan ini disebabkan oleh masalah pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) yang menghubungkan Gardu Induk Lopana Amurang dan Gardu Induk Teling Gas Insulated Switchgear (GIS) di sistem transmisi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Informasi awal mengenai gangguan ini disampaikan melalui pengumuman resmi dari PLN ULP Poso yang menyatakan adanya gangguan pada Sistem Transmisi Sulteng Tegangan 275kV yang berdampak pada seluruh sistem Sulawesi Tengah. Tim transmisi segera melakukan upaya pemulihan.

Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang beredar melalui media sosial, terungkap bahwa telah terjadi “Deklarasi Gangguan Trip SUTT 150 kV Lasusua-Wolo #1 #2” pada tanggal 11 Mei 2025 pukul 20:48 WITA. Laporan tersebut mencatat bahwa gangguan terjadi pada SUTT 150 kV Lasusua – Wolo #1 #2. Selain itu, kondisi cuaca di Gardu Induk (GI) Lasusua dan GI Wolo 150 kV dilaporkan mendung. Indikasi gangguan pada GI Lasusua Line Wolo #1 dan GI Lasusua Line Wolo #2 dinyatakan “Tidak ada indikasi”.

Akibat gangguan transmisi ini, sebanyak 31 gardu induk di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo kehilangan tegangan, yang mengakibatkan pemadaman listrik total di area tersebut. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) bergerak cepat mengerahkan tim teknis untuk melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga Rabu malam, 12 dari 31 gardu induk yang terdampak dilaporkan telah berhasil dipulihkan.

Sementara itu, wilayah Sulawesi Selatan juga mengalami pemadaman listrik, namun penyebabnya berbeda. Pemadaman di Sulawesi Selatan dipicu oleh cuaca ekstrem yang mengakibatkan penurunan debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), sehingga pasokan listrik menjadi berkurang.

PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat pemadaman listrik ini. Pihak PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung. Informasi resmi terkait perkembangan pemulihan dapat diakses melalui akun media sosial resmi PLN atau melalui layanan pelanggan PLN 123.