Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulteng, Hidayat Pakamundi, Tegaskan Pentingnya Bimtek Nasional di Pacitan
- Minggu, 28 September 2025 - 08:45 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Wakil Ketua DPRD Sulteng, Syarifudin Hafid, bersama rombongan Fraksi Demokrat DPRD se-Sulteng saat mengikuti Bimtek Nasional Partai Demokrat di Museum dan Galeri Seni SBY Ani, Pacitan, Jawa Timur. (Foto: Ist)
Fakasulteng.id, Pacitan - Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hidayat Pakamundi, memimpin langsung kehadiran penuh rombongan Fraksi Demokrat DPRD se-Sulteng dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Pacitan, Jawa Timur.
Bimtek yang berlangsung di Museum dan Galeri Seni SBY Ani itu diikuti anggota Fraksi Demokrat DPRD dari seluruh Indonesia. Dari Sulawesi Tengah, seluruh anggota fraksi hadir lengkap, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Dengan mengusung tema “Memperkuat Integritas dan Peningkatan Wawasan Kebangsaan Fraksi Partai Demokrat Melalui Teladan, Perjalanan, dan Sejarah Pemimpin Indonesia”, Bimtek bertujuan meningkatkan kualitas, kapasitas, sekaligus memperkuat konsolidasi kader Demokrat di lembaga legislatif.
Hidayat Pakamundi menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana memperkuat peran fraksi di parlemen daerah. “Bimtek ini bukan hanya untuk memperdalam pemahaman tentang kebijakan nasional dan daerah, tetapi juga memperkokoh komitmen kebangsaan serta integritas sebagai wakil rakyat. Fraksi Demokrat Sulteng siap menjadi teladan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulteng yang juga Ketua DPC Demokrat Morowali, Syarifudin Hafid, hadir mendampingi sekaligus mendorong kader Demokrat Sulteng untuk terus menjaga soliditas dan kapasitas dalam mengawal kepentingan rakyat.
Bimtek berlangsung dalam lima gelombang sejak 25 Agustus hingga 2 Oktober 2025, dengan para peserta ditempatkan di sejumlah hotel di kawasan Pacitan. Bagi Fraksi Demokrat Sulteng, keikutsertaan penuh ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal sekaligus meneguhkan komitmen dalam mengawal aspirasi masyarakat di parlemen daerah.