DPRD Sigi: Program Jagung Serentak Langkah Vital Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

DPRD Sigi: Program Jagung Serentak Langkah Vital Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Anggota DPRD Sigi, Abdul Rifai Arif (Foto: Andri/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Sigi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan program penanaman jagung serentak yang digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota. Kegiatan ini merupakan bagian strategis Pemkab Sigi dalam mendukung ambisi swasembada pangan tahun 2025.

Anggota DPRD Sigi, Abdul Rifai Arif, yang hadir mewakili pimpinan dewan, menegaskan bahwa langkah Pemkab meningkatkan produktivitas petani adalah sebuah keharusan. Ia menyoroti sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat Sigi, sehingga investasi pada sektor ini menjadi vital.

“Kami dari DPRD Sigi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Komoditas jagung masih banyak didatangkan dari luar daerah, sehingga langkah ini menjadi bentuk kolaborasi positif dan berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rifai.

Legislatif Kawal Kesejahteraan Petani

Rifai menambahkan, dukungan legislatif tidak akan berhenti pada apresiasi. DPRD Sigi berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan dan program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan petani. Menurutnya, kunci keberhasilan target swasembada pangan adalah sinergi kuat antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat.

Ia berharap kegiatan penanaman jagung massal—seperti yang dihadiri Bupati Mohamad Rizal Intjenae, Kapolres AKBP Kari Amsah Ritonga, dan Pabung Kodim 1306/Kota Palu Mayor Inf Tarno—dapat dilakukan rutin di berbagai wilayah. Tujuannya, agar hasil panen Sigi tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal tetapi juga membuka peluang perdagangan antar daerah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani.

Kehadiran lintas unsur pimpinan daerah, termasuk sejumlah Kepala OPD, dalam kegiatan di Desa Bora tersebut kembali menegaskan komitmen kolektif Sigi dalam memperkuat kemandirian pangan. (Andri)