Dorong Koperasi Merah Putih, Wagub Sulteng Rakor Inflasi Bersama Mendagri

Dorong Koperasi Merah Putih, Wagub Sulteng Rakor Inflasi Bersama Mendagri rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual. (foto: Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov Suteng)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr.Reny A. Lamadjido,Sp.PK,M.Kes, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual dari ruang kerjanya, Senin, 19 Mei 2025. Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat mendorong percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan diikuti oleh kepala daerah serta jajaran instansi terkait dari seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Tito menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat ekonomi desa.

“Ini adalah amanat Presiden sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih,” ujar Tito.

Ia menyebut pembentukan koperasi desa sebagai langkah strategis dalam menekan inflasi dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah menargetkan terbentuknya 80 ribu koperasi di tingkat desa dan kecamatan.

Mendagri meminta bupati dan wali kota untuk terlibat aktif. Kepala daerah diminta memanfaatkan APBD, atau bila belum terakomodasi dalam APBD Perubahan, bisa menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Kami beri payung hukum agar kepala daerah tidak ragu dalam penggunaan BTT. Ini penting agar tidak ada alasan bagi daerah untuk menunda-nunda,” kata Tito.

Wagub Reny menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai Koperasi Merah Putih bisa menjadi ujung tombak dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di daerah, terutama menghadapi tekanan global. (**)