Bupati Sigi Janji Evaluasi Pelayanan RS Torabelo dan Perbaiki Sarana
- Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:37 WITA
- Editor: Andry
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat memberikan keterangan terkait evaluasi pelayanan dan perbaikan sarana di RS Torabelo. (Foto: Andry/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, SIGI - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi akan melakukan evaluasi terhadap permasalahan yang ada di Rumah Sakit Torabelo, khususnya di bagian pelayanan.
Rizal mengatakan bahwa hal ini merupakan salah satu bentuk tugas pemerintah dalam melengkapi sarana maupun prasarana yang dibutuhkan oleh rumah sakit.
“inikan tugas kami pemerintah untuk melengkapi beberapa kekurangan-kekurangan, insyaallah apa yang saya sudah usulkan sekarang kepada menteri kesehatan lewat badan anggaran DPR RI, moga-moga dapat cepat disauti,” ujar Rizal.
Ia juga menegaskan kepada masyarakat Sigi agar tidak hanya melihat dari sisi kekurangan rumah sakit, melainkan juga memperhatikan kelebihannya.
“Rumah Sakit Torabelo justru ada kelebihanya dari Rumah Sakit yang lain di Kita Palu. Torabelo itu sudah memiliki ruang PICU dna NICU. Jadi tolong dilihat juga kelebihannya,” jelasnya.
Meski demikian, Rizal tidak menampik adanya kekurangan di RS Torabelo. Menurutnya, permasalahan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah untuk segera diatasi.
“terkait permasalahan pelayanan, yakinlah saya akan perbaiki dan saya akan menyuruh semua pelayanan disana untuk membuat pakta integritas atas bentuk pelayanan karena itu bagian dari Standar Penilaian Minimal (SPM),” ujarnya.
Ia juga mengharapkan masyarakat dapat memahami standar operasional yang berlaku di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelayanan.
“perlu masyarakat pahami bagaimana standar prosedur yang ada di IGD karena ada SOP nya,” ucapnya.
Selain itu, Pemkab Sigi dalam waktu dekat akan melakukan pergantian maupun mutasi beberapa kepala OPD di lingkungan pemerintah daerah.
“pergantian atau mutasi di lembaga pemerintahan merupakan persoalan biasa, ini merupakan persoalan evaluasi dan persoalan kinerja. Pasti ada, tentunya itu penilaian kami terhadap persoalan, itu kewajiban saya apalagi saya pemerintah yang baru, kewajiban saya untuk melakukan evaluasi. Pasti terjadi perubahan dan pasti terjadi pergeseran,” pungkasnya. (Andry)