Buka Giat Lomba Senam Cegah Kekerasan pada Anak dan Perempuan, Bupati Tolitoli Minta Seluruh Pihak Jaga Anak dari Bahaya Narkoba
- Minggu, 27 Juli 2025 - 14:40 WITA
- Editor: Nasha
(Foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, TOLITOLI - Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, kembali menegaskan pentingnya peran seluruh pihak dalam menjaga anak-anak di wilayah Kabupaten Tolitoli dari bahaya narkoba. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Lomba Senam Three Ends pada Minggu, 27 Juli 2025, di Lapangan Taman Kota Gaukkan Bantilan, Kecamatan Baolan, Tolitoli. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka kampanye Stop Kekerasan pada Anak dan Perempuan.
“Jaga anak-anak kita semua karena Tolitoli sudah darurat narkoba,” tegasnya.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati karena beberapa hari sebelumnya telah terjadi penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba yang diduga membawa narkotika jenis sabu seberat 30 kg di Desa Kapas, Kecamatan Dako Pamean, Kabupaten Tolitoli. Ia menyebutkan bahwa kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat selama ini Tolitoli dikenal sebagai salah satu daerah teraman di Provinsi Sulawesi Tengah.
Lebih lanjut, Bupati Amran menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tolitoli untuk turut serta dalam upaya pencegahan narkoba.
“Nantinya akan ada pemeriksaan oleh Satpol PP terhadap kos-kosan yang ada di Tolitoli untuk mengetahui apakah terdapat perempuan dan laki-laki yang tinggal satu atap namun belum memiliki hubungan yang resmi atau belum menikah,” tegasnya.
Ia menambahkan, hal ini tidak bisa dianggap sepele. Oleh karena itu, ia meminta seluruh masyarakat yang memiliki usaha kos-kosan agar lebih bertanggung jawab dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Diketahui, kegiatan Lomba Senam ini diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tolitoli bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tolitoli. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung gerakan nasional “Three Ends” atau “Tiga Akhiri”, yang bertujuan mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia, serta mengakhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan.
Acara Lomba Senam dibuka langsung oleh Bupati H. Amran Hi. Yahya dan diikuti oleh unsur Forkopimda Tolitoli, para camat, serta anggota GOW Tolitoli. (Nasha)