‘Berani Sehat’ Cukup Tunjukan KTP, Masyarakat Sulteng Bisa Mendapatkan Akses Kesehatan yang Layak
- Kamis, 06 Maret 2025 - 11:35 WITA
- Editor: Redaksi
Foto: Ilustrasi/IST
Faktasulteng.id, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menggelar rapat bidang kesehatan di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur, Rabu (6/3/2025). Dalam pertemuan ini, Anwar menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga Sulawesi Tengah dapat berobat dengan mudah, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki jaminan kesehatan.
Menurut Anwar, sebanyak 61 persen pekerja informal di Sulawesi Tengah mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan karena status kepesertaan BPJS mereka tidak aktif. Oleh karena itu, Anwar menekankan bahwa siapa pun yang sakit dapat berobat dengan menunjukkan KTP, tanpa memerlukan jaminan kesehatan atau BPJS yang aktif.
Anwar juga meminta agar sistem kesehatan daerah dapat memberikan solusi bagi pasien yang kehilangan akses BPJS akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan BPJS untuk memberikan keringanan bagi kasus-kasus darurat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido menekankan pentingnya eksekusi kebijakan ini untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga berencana membangun rumah sakit baru dengan standar internasional di Kota Palu.
Dengan program unggulan “Berani Sehat”, Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido bertekad memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak. “Kami berjanji, siapa pun yang masuk rumah sakit, pasti dapat kamar, pasti dapat obat. Tidak boleh ada yang ditolak,” pungkas Anwar. (**)