Berani Boxing Champion, Ajang Lahirnya Petinju Muda Sulawesi Tengah
- Senin, 19 Mei 2025 - 23:01 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Ketua Pertina Sulteng, FR Anwar (foto: Ist)
Faktasulteng.id, PALU - Dunia olahraga tarung di Sulawesi Tengah bersiap mendapat panggung baru. Asosiasi Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Tengah akan menggelar Berani Boxing Champion (BBC), turnamen tinju yang digadang-gadang menjadi titik awal regenerasi petinju di Bumi Tadulako.
Rangkaian pembuka ajang ini akan dimulai pada 21 Mei 2025, mencakup sesi timbang badan (weigh-in), jumpa pers, hingga face-off antar petinju. Lokasinya di Jeans Billiard, Palu, diharapkan menjadi saksi lahirnya petinju-petinju berbakat dari seluruh penjuru Sulteng.
Ketua Pertina Sulteng, Fathur Razaq Anwar, menyebut BBC bukan sekadar kompetisi rutin. “Ini bukan hanya turnamen. Ini adalah panggung karakter. Di ring, kita tidak hanya bicara soal pukulan, tapi tentang keberanian, kejujuran, dan sportivitas,” ujar Fathur.
Fathur menegaskan bahwa BBC dirancang sebagai arena pembuktian dan pematangan para atlet muda yang ingin menapaki level nasional, bahkan internasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa Sulteng punya potensi luar biasa di dunia tinju,” ujarnya.
Logo BBC turut merepresentasikan semangat itu: desain bersayap dengan garis-garis tajam yang menggambarkan kecepatan, kekuatan, dan kesiapan terbang lebih tinggi. Palet warna merah, biru, putih, dan kuning digunakan bukan tanpa alasan—merujuk pada nilai keberanian, semangat bertarung, dan harapan lahirnya juara sejati dari tanah timur Indonesia ini.
Ajang ini didukung oleh dua klub pelatihan tinju yang cukup berpengaruh di Palu, yakni 168 House dan Mortal Camp. Keduanya turut mengambil peran dalam pembinaan teknis para peserta, termasuk pelatihan disiplin dan etika bertanding.
“BBC bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi siapa yang paling siap membawa nama Sulawesi Tengah ke kancah lebih tinggi,” kata Fathur. Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi kalender tetap dan magnet baru untuk pembinaan atlet daerah.
Di tengah minimnya sorotan terhadap olahraga tinju di daerah, BBC mencoba memantik api kecil yang bisa jadi bara besar. Sebab di balik setiap pukulan, ada mimpi besar anak-anak muda Sulawesi Tengah yang ingin menantang dunia. (**)