Kunjungi Food Station, Gubernur AH tancap gas Realisasikan Program “Berani Murah”
- Senin, 19 Mei 2025 - 22:35 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Gubernur AH Rapat Bahas Program Unggulan Berani Murah.(Foto: Ist.)
Faktasulteng.id, Jakarta - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid tancap gas merealisasikan program unggulan “Berani Murah”. Senin, 19 Mei 2025, ia berkunjung ke kantor Food Station Tjipinang Jaya di Jakarta, mencari model terbaik untuk membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bisa menekan harga bahan pokok di daerahnya.
“Kita sangat serius untuk memiliki sebuah BUMD. Karena kita punya program satu harga untuk semua (sembako) di Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid di sela kunjungannya.
Program Berani Murah, kata Anwar, lahir dari kegelisahannya atas keluhan masyarakat soal mahalnya harga kebutuhan pokok, terutama di wilayah terpencil. Ia menilai, ketimpangan harga tak boleh dibiarkan menjadi beban rakyat. Maka, lewat BUMD, Pemprov Sulteng akan mengambil peran dalam distribusi sembako secara merata dan efisien.
Food Station dipilih sebagai mitra belajar karena sukses mengelola pasokan dan stabilisasi harga pangan di Ibu Kota. Anwar berharap, dengan menggandeng lembaga tersebut, Sulawesi Tengah bisa memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjamin keterjangkauan harga bagi warganya.
“Dengan adanya kerjasama dengan food station ini kami berharap ketahanan pangan ini bisa di kendalikan oleh pemerintah,” kata Anwar.
Program Berani Murah merupakan bagian dari visi besar Anwar Hafid dan wakilnya untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di Sulawesi Tengah. Lewat intervensi langsung terhadap distribusi logistik dan harga bahan pokok, pemerintah daerah ingin menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil. (**)