Batik Bomba Donggala Tampil di BTN Fashion Week, Langkah Baru Tenun Sulteng
- Minggu, 01 Juni 2025 - 09:37 WITA
- Editor: Apri
Batik Bomba Donggala Tampil di BTN Fashion Week. (Foto: IST.)
Faktasulteng.id, Jakarta - Sabtu (31/5/2025) menjadi momentum bagi Batik Bomba, kain tenun khas Donggala, untuk menapak panggung nasional. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Tengah menggandeng desainer Febry Ferry Fabry, atau yang akrab disapa FFF, dalam pergelaran Rehearsal BTN Fashion Week Ronakultura di Jakarta.
Febry, desainer asal Sulteng yang kini berkarya di ibu kota, membawa koleksi bertema “Asmara” sebagai bagian dari perayaan satu dekade eksistensinya di industri mode. Dengan sentuhan desain yang lebih kasual dan modern, motif Bomba yang sarat filosofi diangkat agar lebih dekat dengan generasi muda.
Ketua Dekranasda Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, menegaskan bahwa tenun khas daerah tidak boleh berhenti sebagai warisan semata, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan. “Kami ingin anak muda nyaman mengenakan tenun, bisa dipakai ke mal, jalan-jalan, bahkan nongkrong,” katanya.
Dekranasda berkomitmen memperkuat promosi kain daerah, tak hanya Batik Bomba tetapi juga tenun ikat dan tenun supi dari berbagai kabupaten. Targetnya jelas: menembus pasar nasional hingga internasional, mengangkat para pengrajin lokal ke tingkat lebih tinggi.
Di panggung fashion ibu kota, Ferry tak hanya merancang busana, tapi juga merangkai harapan. “Kami buat motif Bomba lebih simpel, elegan, dan chic. Kami ingin tenun bukan sekadar dikenakan di acara adat, tapi benar-benar hidup di tengah masyarakat modern,” ujar pendiri brand FFF itu.
Peragaan busana ini membuktikan bahwa kain tradisional bukan sekadar pusaka masa lalu, tetapi identitas yang siap dibawa ke masa depan. Batik Bomba dari Sulawesi Tengah kini melangkah lebih jauh—dari Donggala ke Jakarta, lalu ke panggung yang lebih luas. (**)