Anwar Hafid Satukan Visi Pembangunan Sulteng–Banggai Lewat 9 Berani

Anwar Hafid Satukan Visi Pembangunan Sulteng–Banggai Lewat 9 Berani Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido dan Bupati Banggai menghadiri Rapat Kerja Pemprov Sulteng–Pemkab Banggai di Kantor Bupati Banggai, sekaligus melakukan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Banggai. (Foto: Ro Adpim Sulteng)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Banggai - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan serta pelayanan publik. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten Banggai di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Senin, 25 Agustus.

Menurut Anwar, pembangunan daerah harus berpihak pada rakyat dengan berlandaskan pada program unggulan “9 Berani”, yang menjadi arah kebijakan Pemprov Sulteng lima tahun ke depan.

“Pemerintah harus mencari solusi yang benar-benar menyentuh masyarakat, sekaligus menjaga sinergitas pembangunan dengan kabupaten,” ujarnya.

Sejumlah capaian program telah direalisasikan. Melalui Berani Cerdas, Pemprov menyiapkan pendidikan gratis SMA/SMK/SLB tanpa pungutan, termasuk pemberian beasiswa kepada 19 ribu siswa, di antaranya 1.000 dari Banggai. Program Berani Sehat menjamin layanan kesehatan gratis melalui Sehati, cukup dengan KTP Sulteng. Hingga kini, klaim pelayanan kesehatan mencapai Rp33 miliar.

Di sektor infrastruktur, Berani Lancar mendorong pembangunan jalan lingkar “Kepala Burung” di Balantak, yang ditargetkan mulai 2026. Melalui Berani Menyala dan Berani Berdering, Pemprov menargetkan seluruh wilayah Sulteng sudah teraliri listrik dan terkoneksi jaringan komunikasi pada 2029.

Anwar juga menyinggung sektor ekonomi. Program Berani Panen Raya ditargetkan meningkatkan produktivitas pertanian hingga 6 ton per hektare. Berani Tangkap Banyak diarahkan untuk memperkuat nelayan dengan dukungan alat tangkap modern. Sementara itu, Berani Berkah dan Berani Berintegritas ditegaskan sebagai komitmen Pemprov pada nilai religius serta tata kelola pemerintahan yang transparan.

Ia turut menyoroti isu lingkungan hidup. Gubernur meminta pemerintah desa berani melaporkan setiap bentuk pencemaran, terutama yang ditimbulkan aktivitas pertambangan.

Dalam rapat itu, ditandatangani pula kerja sama antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Banggai, termasuk pembagian PI 10 persen bagi hasil pengelolaan Senoro Toili serta komitmen bersama menjalankan 9 Berani.

Pj. Sekda Kabupaten Banggai, Ir. H. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., ST., M.Si., menyebut visi “Gerbang Timur Sulawesi Tengah” yang diusung Pemkab sejalan dengan 9 Berani. Program-program daerah seperti Gerbang Sehat, Gerbang Cerdas, Gerbang Produktif dan Sejahtera, Gerbang Pangan, hingga Gerbang Digital dan Terang menurutnya memiliki irisan kuat dengan kebijakan provinsi.

Rapat kerja itu turut dihadiri Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., jajaran kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten, unsur Forkopimda Banggai, lurah dan kepala desa, kepala sekolah, serta pimpinan fasilitas kesehatan setempat. (**)