Anwar Hafid sampaikan ini kepada CPNS: “Jangan Pilih-pilih Kerja, Tuntaskan dengan Profesional”
- Minggu, 18 Mei 2025 - 22:41 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si berbagi kisah awal kariernya. (foto: Ro Adpim Setdaprov Sulteng)
Faktasulteng.id, Palu — Di hadapan ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si berbagi kisah awal kariernya yang penuh liku, bermula dari membuat amplop dari kertas bekas, hingga akhirnya menduduki kursi Bupati dan kini menjabat Gubernur.
Sebanyak 437 CPNS menerima Surat Keputusan pengangkatan pada Jumat, 16 Mei 2025, di Gedung Pogombo, Palu. Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid, alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Makassar angkatan 1991, mengajak mereka agar tak memandang remeh tugas-tugas awal.
“Kerja pertama saya bikin amplop dari kertas-kertas bekas,” ujar Anwar, mengenang masa awal bertugas di kantor camat Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Meski sederhana, ia menjalani tugas itu dengan tekun, tanpa pernah mengeluh atau menolak.
Dari tugas-tugas kecil itu, perlahan ia mendapat tanggung jawab lebih: menjadi juru ketik, menyiapkan surat, hingga mengantar dokumen ke dinas-dinas. Ketekunannya, menurut Anwar, membuatnya dikenal sebagai pegawai cekatan di antara kepala-kepala dinas.
Tak lama berselang, ia diangkat menjadi Kepala Desa Basse Sangtempe, wilayah terpencil yang jauh dari pusat kota. “Saya tidak pernah minta pindah,” katanya. “Saya hanya tunjukkan prestasi.” Ketekunannya kembali berbuah: beasiswa tugas belajar ke Universitas Hasanuddin, Makassar.
Kariernya kemudian melesat—menjabat Asisten Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan terpilih sebagai Bupati Morowali pada 2007. Kini, sebagai Gubernur, Anwar ingin pengalaman itu jadi pelajaran bagi para CPNS muda.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan kecepatan dalam menyelesaikan tugas sebagai indikator integritas ASN. “Jangan ukur besar kecilnya tugas. Tuntaskan dengan cepat.” ucapnya.
Tak hanya itu, Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk mendorong pegawai daerah yang menunjukkan kinerja unggul agar bisa meniti karier hingga ke tingkat nasional. Ia berharap para CPNS mampu menjadi wajah baru birokrasi Sulawesi Tengah yang lebih bersih dan progresif.
“Kalian adalah kekuatan baru,” katanya. “Bawa perubahan lewat disiplin, keteladanan, dan loyalitas.” (**)