Anwar Hafid Pimpin Rapat Konflik Agraria, 17 Kasus Sudah Diidentifikasi

Anwar Hafid Pimpin Rapat Konflik Agraria, 17 Kasus Sudah Diidentifikasi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin rapat koordinasi penanganan konflik agraria di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. (foto: Biro Administrasi Pimpinan)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin rapat koordinasi penanganan konflik agraria di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu, 14 Mei 2025. Rapat ini digelar menyusul meningkatnya laporan sengketa tanah di berbagai wilayah provinsi tersebut.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Polibu itu, Anwar mengapresiasi kerja cepat Satuan Tugas Penyelesaian Konflik Agraria yang baru dua bulan terbentuk. “Satgas sudah mengidentifikasi 17 kasus konflik agraria. Ini membuktikan bahwa masalah ini nyata dan perlu ditangani serius,” kata Anwar.

Rapat dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah, antara lain Sekretaris Daerah Novalina, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Abdul Haris Karim, serta Ketua Satgas Eva Bande. Beberapa kepala perangkat daerah terkait juga turut hadir.

Anwar menyebut, persoalan agraria bukan hanya problem lokal di Sulawesi Tengah, melainkan juga fenomena nasional. Ia meminta Satgas aktif mencari solusi yang adil dan berpihak pada masyarakat.

Gubernur juga menginstruksikan agar setiap kasus yang masuk segera diinventarisasi dan dirangkum dalam bentuk resume lengkap dengan analisis teknis. “Dokumen ini akan menjadi dasar dalam proses mediasi antar pihak yang bersengketa,” ujarnya.

Langkah tersebut, kata Anwar, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi dalam membangun tata kelola agraria yang transparan, adil, dan berkelanjutan. “Kita ingin mencegah konflik serupa di masa depan,” tutupnya. (**)