Anwar Hafid Genjot Status Bandara Sis Al-Jufri Jadi Internasional, Targetkan Penerbangan Haji Langsung dari Palu
- Selasa, 03 Juni 2025 - 13:33 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
rapat koordinasi lintas instansi di Kantor Gubernur Sulteng. (foto: IST)
Faktasulteng.id, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mulai tancap gas dalam upaya meningkatkan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional. Ia memimpin langsung rapat koordinasi lintas instansi di Kantor Gubernur Sulteng, Jumat, 3 Januari 2025, yang membahas percepatan realisasi rencana tersebut.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai instansi vertikal, antara lain Kepala Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, serta perwakilan Pemerintah Kota Palu. Hadir pula Dinas Perhubungan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi, dan Camat Palu Selatan.
Dalam keterangannya seusai rapat, Anwar menyebutkan bahwa peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas internasional Sulawesi Tengah. Salah satu target utamanya, kata Anwar, adalah memfasilitasi keberangkatan jamaah haji langsung dari Palu tanpa harus transit di Makassar atau kota lain.
“Alhamdulillah, saya baru saja selesai memimpin rapat dengan instansi terkait. Kita membicarakan bagaimana supaya Bandara Sis Al-Jufri ini bisa kita tingkatkan statusnya menjadi bandara internasional,” ujar Anwar.
Menurut Anwar, selain mendorong kelancaran aktivitas penerbangan internasional, status internasional juga membuka peluang ekonomi baru bagi daerah. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif lintas sektor untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif.
“Semua yang hadir tadi luar biasa responsif. Saya yakin kalau kita kompak, semua tahapan bisa segera kita tuntaskan. Tinggal satu langkah lagi menuju pengusulan di tingkat pusat,” katanya.
Pemerintah provinsi menargetkan usulan peningkatan status ini bisa masuk dalam agenda strategis nasional pada 2025. Dalam waktu dekat, tim teknis dari masing-masing instansi akan menyusun dokumen pendukung yang mencakup aspek keamanan, imigrasi, karantina, dan kepabeanan—syarat utama untuk membuka penerbangan internasional.
Bandara Mutiara Sis Al-Jufri saat ini melayani penerbangan domestik ke beberapa kota besar. Dengan fasilitas yang telah ditingkatkan dalam beberapa tahun terakhir, bandara ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai gerbang udara internasional kawasan timur Indonesia.
“Mohon doa seluruh warga Sulawesi Tengah, mudah-mudahan niat dan kerja keras yang telah kita rencanakan ini dimudahkan. Semua tim yang hadir hari ini luar biasa dan saya percaya kita bisa wujudkan ini bersama-sama,” ujar Anwar. “Insya Allah, ini akan menjadi lompatan besar bagi kemajuan daerah kita.” (**)