Anwar Hafid Ajak Teladani Rasulullah di Maulid Akbar Ponpes Sirojul Ma'ruf Dapalak Tolitoli

Anwar Hafid Ajak Teladani Rasulullah di Maulid Akbar Ponpes Sirojul Ma'ruf Dapalak Tolitoli Anwar Hafid menyampaikan pesan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari pada Maulid Akbar di Tolitoli. (Foto: Ist)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, TOLITOLI - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pondok Pesantren Sirojul Ma’ruf Dapalak, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sabtu, 4 Oktober 2025. Acara yang digelar Yayasan Darul Himah Wadda’wah bersama Majelis Subuh Berkah (MSB) Tolitoli ini dirangkaikan dengan Milad MSB Sulawesi Tengah ke-9, Milad MSB Tolitoli ke-2, dan Haul Syekh Abdul Kadir Al-Jaelani R.A.

Ribuan jamaah memadati lokasi kegiatan. Kehadiran Anwar bersama Ketua TP-PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap dakwah, pendidikan, dan penguatan nilai keislaman yang digelorakan pondok pesantren serta majelis taklim.

Dalam sambutannya, Anwar mengingatkan bahwa peringatan Maulid tidak boleh sekadar seremonial. “Program Sembilan Berani yang sedang kita jalankan, termasuk Berani Cerdas dan Berani Sehat, adalah wujud nyata ikhtiar kita meneladani Rasulullah SAW dengan menghadirkan keberpihakan pada rakyat. Pendidikan dan kesehatan tidak boleh lagi menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin maju,” kata Anwar.

Ia menegaskan, Berani Cerdas membuka akses luas bagi anak-anak Sulawesi Tengah menempuh pendidikan hingga sarjana, bahkan ke luar negeri. Sedangkan Berani Sehat memastikan warga ber-KTP Sulteng bisa berobat tanpa hambatan administrasi.

Pada kesempatan itu, Anwar juga menyerahkan wakaf Al-Qur’an kepada pimpinan pesantren. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Berani Berkah itu salah satunya adalah dengan menjaga Al-Qur’an, membacanya, dan mengamalkannya. Dari masjid dan dari rumah Allah inilah pintu keberkahan akan turun bagi kita semua,” ucapnya.

Pimpinan pesantren dan MSB Tolitoli menyampaikan aspirasi soal pembangunan fasilitas pendidikan, transportasi, dan persoalan aliran sungai yang mengancam kawasan pesantren. Anwar langsung menunjuk jajaran dinas teknis untuk menindaklanjuti.

Acara ditutup dengan shalawat dan doa bersama. Kehadiran Gubernur dan jajaran Pemprov Sulteng disambut antusias jamaah sebagai simbol sinergi ulama, umara, dan umat dalam membangun daerah religius, berkarakter, dan sejahtera. (**)