Aliansi Rakyat dan Mahasiswa Kota Palu Menggugat: Ribuan Massa Gelar Aksi di DPRD Sulteng

Aliansi Rakyat dan Mahasiswa Kota Palu Menggugat: Ribuan Massa Gelar Aksi di DPRD Sulteng (Foto: Abdy/Faktasulteng.id)
Nusantara

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id Palu - Ribuan massa aksi dari Aliansi Rakyat dan Mahasiswa Kota Palu Menggugat turun ke jalan, Senin (1/9), menggelar demonstrasi damai di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Aksi ini diikuti sekitar 2.000 orang, terdiri dari mahasiswa lintas kampus, aliansi masyarakat, komunitas ojek online, hingga berbagai organisasi.

Aksi yang dikomandoi oleh Korlap Ahmad Fahrozi ini membawa sejumlah tuntutan strategis, baik menyangkut isu nasional maupun isu daerah.

Isu nasional yang disuarakan massa aksi antara lain:

  • Mengecam tindakan represif kepolisian.
  • Mendesak pencopotan anggota DPR RI yang menyampaikan narasi provokatif dan anti-rakyat.
  • Mendesak pencopotan Kapolri.
  • Menuntut transparansi anggaran dan tunjangan DPR.
  • Menuntut kesejahteraan buruh dan tenaga kesehatan.
  • Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
  • Perlindungan perempuan dan anak.
  • Evaluasi DPR, TNI, dan Polri.
  • Batalkan RUU Ketenagakerjaan.

Sementara isu daerah yang diangkat dalam aksi ini, yaitu:

  • Batalkan kenaikan gaji dan tunjangan pegawai.
  • Evaluasi 7 anggota DPR RI Dapil Sulteng.
  • Pembatalan pajak 10%.
  • Evaluasi program Berani Cerdas.

Massa aksi mulai berkumpul di Lapangan Galempong, Jalan Ahmad Yani, sejak pukul 09.00 WITA. Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WITA, mereka bergerak menuju titik orasi di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Samratulangi.

Aliansi menegaskan bahwa aksi ini merupakan suara rakyat dan mahasiswa yang menuntut keadilan, kesejahteraan, serta transparansi penyelenggara negara. (Abdy HM)