Seminar “Mengasah Public Speaking dengan Mindset Positif” Sukses, Mahasiswa Antusias dan Terinspirasi

Seminar “Mengasah Public Speaking dengan Mindset Positif” Sukses, Mahasiswa Antusias dan Terinspirasi Muchlis Anwar Memaparkan Materi Publik Speaking dihadapan Mahasiswa Manajemen Feb Untad
Mahasiswasulteng

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu — Seminar bertajukMengasah Public Speaking dengan Mindset Positif” yang digelar Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako, Sabtu, 8 November 2025, berlangsung sukses dan memantik antusiasme mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan motivator nasional Muchlis Anwar sebagai pembicara utama dan digelar di Cafe 168 House, Palu.

Sejak awal acara, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas interaktif. Salah satu peserta mengaku tertarik mengikuti kegiatan ini karena tema yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa, serta menghadirkan pemateri yang berpengalaman.

“Yang pertama, materinya menarik mengenai public speaking. Kemudian karena pematerinya juga sudah pernah saya temui sebelumnya, sehingga kedua hal tersebut membuat saya tertarik,” ujarnya.

Ia menuturkan, pengalaman selama mengikuti seminar memberikan kesan mendalam. Selain teori, peserta diajak langsung mempraktikkan teknik berbicara di depan publik.

Materinya sangat-sangat bermanfaat dan penting, khususnya bagi saya sebagai mahasiswa. Pematerinya juga banyak mengimplementasikan praktik langsung, jadi kami lebih paham dan interaktif,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan berbicara di depan publik tidak lepas dari pola pikir yang positif.

Kalau kita menanamkan pikiran yang positif dan menghilangkan hal-hal negatif, otomatis kita bisa berbicara dengan percaya diri. Pikiran yang positif membuat kita yakin bahwa kita bisa menyampaikan pesan dengan baik dan didengar oleh orang lain,” ungkapnya.

Seminar ini tak sekadar mengajarkan teknik berbicara, tetapi juga membangun pola pikir serta rasa percaya diri mahasiswa. Banyak peserta menilai kegiatan seperti ini perlu digelar lebih sering agar menjadi ruang pembelajaran nonformal yang menambah wawasan dan kepercayaan diri.

Harapannya, Prodi Manajemen lebih sering mengadakan kegiatan seperti ini dan mempublikasikannya lebih luas, agar lebih banyak mahasiswa yang tahu dan bisa ikut. Kegiatan seperti ini sangat penting, terutama bagi saya yang sering tampil di depan umum,” pungkasnya. (Fatima)