HMM Untad Morowali Temui Gubernur Sulteng, Minta Perhatian Serius untuk Kampus
- Kamis, 15 Mei 2025 - 09:30 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
HMM Untad Morowali Temui Gubernur Sulteng (foto: Ist)
Faktasulteng.id, Morowali — Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Tadulako (Untad) Morowali menyambangi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di kediamannya di Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Minggu, 20 April 2025. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penyampaian aspirasi soal kondisi kampus Untad Morowali yang dinilai butuh perhatian lebih dari pemerintah provinsi.
Ketua Umum HMM Untad Morowali, Diva, mengatakan bahwa selama pertemuan tersebut pihaknya mendiskusikan berbagai isu strategis terkait pengembangan kampus.
“Banyak hal kami sampaikan secara intens kepada Bapak Gubernur. Salah satunya adalah permohonan agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Untad Morowali yang sudah berdiri sejak 2011,” ujar Diva.
Ia menuturkan, selama bertahun-tahun kampus tersebut menghadapi beragam persoalan yang berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan mahasiswa. Diva menyebut, pembenahan menyeluruh sangat dibutuhkan demi menciptakan lingkungan akademik yang nyaman dan representatif.
“Masalah-masalah ini harus segera dituntaskan secara masif. Kami ingin agar mahasiswa dan calon mahasiswa bisa merasakan pengalaman kuliah yang bermakna dan mendukung proses belajar secara maksimal,” katanya.
Pertemuan itu juga menjadi momen istimewa mengingat Gubernur Anwar Hafid merupakan tokoh di balik pendirian Untad Morowali saat dirinya menjabat sebagai Bupati Morowali selama dua periode. Dalam pertemuan tersebut, Anwar Hafid, kata Diva, memberikan respon positif serta dukungan penuh atas aspirasi yang disampaikan.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur merespons dengan sangat baik. Beliau menyatakan komitmennya untuk membantu pengembangan kampus kami ke depan, agar bisa menjadi perguruan tinggi yang melahirkan lulusan berkualitas dan menjadi pilar pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya di Morowali,” ujarnya. (**)