Ketua DPRD Sigi Sambut Gagasan Bupati Membentuk Yayasan Kerukunan Keluarga Lamariapa

Ketua DPRD Sigi Sambut Gagasan Bupati Membentuk Yayasan Kerukunan Keluarga Lamariapa Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho (Foto: Andri/Faktasulteng.id)
Kailinesia

Bagikan Berita ini!

SIGI, Faktasulteng.id — Ketua DPRD Kabupaten Sigi Minhar Tjeho, yang merupakan salah satu cucu Pue Lamariapa, menghadiri peringatan Haul Pue Lamariapa ke-19 yang dilaksanakan di Desa Beka, Kabupaten Sigi, Ahad 30 Agustus 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Minhar menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Pue Lamariapa yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan haul. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan Pue Lamariapa, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar-keluarga dalam Kerukunan Lamariapa.

“Sebagai salah satu cucunya, saya memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga yang pada hari ini telah meluangkan waktunya untuk datang bersama-sama dalam rangka haul, membacakan doa, dan juga menyambung silaturahmi sesama keluarga dalam Kerukunan Lamariapa,” ujar Minhar.


Ia mengatakan, Kerukunan Lamariapa merupakan keluarga besar yang tersebar di berbagai wilayah. Tidak hanya di sejumlah desa di Kabupaten Sigi, keluarga besar Pue Lamariapa juga terdapat di Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, hingga Kabupaten Donggala.


“Kerukunan ini merupakan kerukunan yang besar karena keluarga terdapat di Kabupaten Sigi ini di berbagai macam desa, kemudian di luar dari Kabupaten Sigi seperti Kota Palu, Parigi Moutong, dan Donggala pun ada,” katanya.


Minhar juga menyambut baik gagasan yang sebelumnya disampaikan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengenai pembentukan yayasan yang dapat menjadi wadah bagi Kerukunan Lamariapa untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.


Menurutnya, yayasan tersebut nantinya dapat bergerak di bidang pendidikan, baik pendidikan formal maupun nonformal.

“Harapan kita, seperti apa yang disampaikan oleh Bupati sebelumnya, mungkin ke depannya perlu kerukunan ini dibuatkan sebuah yayasan agar supaya kerukunan ini dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat Kabupaten Sigi, terutama seperti yang disampaikan oleh Bupati Sigi di bidang pendidikan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, bidang pendidikan yang akan dikembangkan tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, seperti pendirian sekolah, tetapi juga mencakup pendidikan nonformal.

Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho di Acara Haul Ke-19 Pue Lamariapa. (Foto: Andy/Faktasulteng.id)
Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho di Acara Haul Ke-19 Pue Lamariapa. (Foto: Andy/Faktasulteng.id)

 


“Kalau pendidikan formal mungkin seperti mendirikan sekolah, seperti taman kanak-kanak. Kemudian untuk nonformal kita akan mengadakan taman-taman pengajian untuk keluarga-keluarga yang akan bergerak dalam bidang pendidikan itu sendiri,” jelasnya.


Selain pendidikan, Minhar mengatakan yayasan tersebut nantinya juga diharapkan dapat bergerak di bidang sosial. Dengan demikian, keberadaan Kerukunan Lamariapa tidak hanya menjadi wadah silaturahmi keluarga, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


“Harapannya semoga Kerukunan Lamariapa ini dapat berkembang bagus dan akan tetap bagus. Kemudian ke depannya memiliki landasan seperti AD/ART agar bisa menjadi landasan untuk pijakan dari organisasi itu sendiri,” pungkasnya. (Andri)