Endang Herdianti Ungkap Rencana Yayasan Lamariapa dan Perbaikan Makam Pue Lamariapa
- Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:17 WITA
Endang Herdianti, Ketua Panitia Haul Ke-19 Pue Lamariapa. (Andri/Faktasulteng.id)
SIGI, Faktasulteng.id — Peringatan Haul Pue Lamariapa ke-19 yang digelar di Desa Beka, Kabupaten Sigi, Ahad 30 Agistus 2026 menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan keluarga besar Lamariapa.
Ketua Panitia Haul Pue Lamariapa, Endang Herdianti, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Fraksi NasDem, mengatakan pelaksanaan haul di Desa Beka menjadi sebuah kesyukuran bagi keluarga besar Lamariapa di wilayah tersebut karena dipercaya menjadi tuan rumah.
Menurutnya, kegiatan haul bukan sekadar agenda tahunan untuk mengenang Pue Lamariapa, tetapi juga menjadi wadah bagi keluarga besar Lamariapa yang tersebar di berbagai wilayah untuk saling mengenal dan mempererat hubungan kekeluargaan.
“Ini menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan di antara kami sesama keluarga besar Lamariapa. Karena ada begitu banyak keluarga Lamariapa di beberapa wilayah, terutama di Kabupaten Sigi, yang belum saling kenal. Dengan adanya haul dan rumpun Lamariapa ini, sebenarnya menjadi tempat kami bersilaturahmi bahwa ada kaitan persaudaraan di antara satu rumpun Lamariapa,” ujar Endang.
Ia menjelaskan, pelaksanaan haul tahun ini juga dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW karena waktunya masih bertepatan dengan momentum Maulid.
Endang bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme dari keluarga besar Lamariapa. Menurutnya, banyaknya tokoh yang hadir menunjukkan besarnya rumpun keluarga Pue Lamariapa di Kabupaten Sigi.
“Alhamdulillah haul ini berjalan dengan baik dan begitu banyak keluarga yang hadir. Kalau mau melihat haul Lamariapa ini, keluarga Lamariapa merupakan keluarga yang besar karena dari agenda acara dihadiri beberapa tokoh yang ada di Sigi,” katanya.
Rumpun Lamariapa Banyak Berkiprah di Pemerintahan
Endang mengungkapkan, sejumlah tokoh yang berasal dari rumpun keluarga Lamariapa pernah maupun sedang menduduki posisi penting di pemerintahan Kabupaten Sigi.
Ia menyebut sedikitnya tiga orang dari rumpun Lamariapa pernah dan masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, yakni Basir, Husein Habibie, dan Nuim Hayat yang hingga kini masih menjabat.
Selain itu, terdapat tujuh anggota DPRD Kabupaten Sigi yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Pue Lamariapa. Bahkan, dua di antaranya saat ini menduduki posisi pimpinan DPRD Kabupaten Sigi.
“Ini menjadi alasan kenapa kemudian kita bersyukur dengan adanya haul Lamariapa ini. Di sini kita menjadi tahu siapa saja yang menjadi bagian dari keluarga besar kita, karena tadi juga dihadiri langsung oleh Pak Bupati,” jelasnya.
Pemkab Sigi Diminta Perhatikan Makam Pue Lamariapa
Kehadiran Bupati Sigi dalam kegiatan haul juga dinilai menjadi bentuk silaturahmi antara keluarga besar Lamariapa dengan Pemerintah Kabupaten Sigi. Endang mengatakan, dalam sambutannya Bupati Sigi menyampaikan bahwa keberadaan makam Pue Lamariapa ke depan akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal tersebut dinilai penting mengingat Pue Lamariapa merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Kabupaten Sigi.
Menurut Endang, kondisi makam tersebut perlu mendapat perhatian dan perbaikan sehingga dapat menjadi tempat yang layak bagi keluarga untuk berziarah.
“Ke depan memang kubur beliau harus diperbaiki, supaya kami para cucunya bisa berziarah langsung di kubur orang tua kami, Lamariapa, secara bersama-sama,” ucapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Haul Pue Lamariapa ke-20 nantinya direncanakan berlangsung di Desa Loru, tepatnya di lokasi makam Pue Lamariapa.
Dorong Pembentukan Yayasan Pendidikan
Terkait saran Bupati Sigi mengenai pembentukan yayasan keluarga besar Lamariapa, Endang menilai gagasan tersebut merupakan langkah yang sangat baik dan perlu ditindaklanjuti.
Menurutnya, pembentukan yayasan akan memberikan ruang yang lebih luas bagi rumpun Lamariapa untuk berkontribusi, khususnya di bidang pendidikan.
“Sebenarnya kalau bicara dalam bentuk rumpun, sulit pemerintah daerah untuk mengalokasikan penganggarannya. Tapi kalau berbentuk yayasan seperti yang disarankan Bupati Sigi, ini merupakan satu jalan. Ke depan rumpun Pue Lamariapa akan dibuat yayasan dan akan bergerak di bidang pendidikan,” jelasnya.
Ia mengatakan, yayasan tersebut nantinya diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar Lamariapa, tetapi juga dapat membantu kerabat maupun masyarakat Kabupaten Sigi yang membutuhkan dukungan di bidang pendidikan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat diberikan hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga yayasan memiliki peran nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.
“Itu sebenarnya juga menjadi saran dari Pak Bupati. Menurut saya, kita rumpun keluarga Lamariapa perlu merespons dengan baik. Ke depannya tinggal apa yang perlu dipersiapkan dan syarat untuk membentuk yayasan. Ini harus menjadi perhatian dari rumpun Pue Lamariapa,” pungkasnya. (Andri)