Saldo Nyasar: Rekening Warga Buol Tiba-Tiba Minus Rp 99 Miliar di Struk BRILink

Saldo Nyasar: Rekening Warga Buol Tiba-Tiba Minus Rp 99 Miliar di Struk BRILink Tangkapan Layar Saldo Nasabah Bank BRI di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Hukrim

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Buol - Seorang warga di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dibuat terkejut setelah melihat saldo rekeningnya tercetak minus hampir Rp 100 miliar pada sebuah struk transaksi BRILink. Insiden itu diunggah oleh akun Facebook SriRahayu J Karamat dan menjadi perhatian warganet setempat.

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menjelaskan bahwa seorang nasabah bernama Sa’Adia Musa awalnya mengeluhkan rekeningnya yang tiba-tiba diblokir. Ketika melakukan pengecekan di bank, petugas menyampaikan bahwa terdapat saldo masuk dengan nilai fantastis, mencapai puluhan miliar rupiah.

Tidak yakin dengan informasi tersebut, nasabah kemudian melakukan pengecekan ulang di agen BRILink. Hasilnya, pada struk tercetak angka yang lebih mengejutkan: saldo minus Rp 99.998.966.195 (sekitar Rp 99,9 miliar).

Struk BRILink bertanggal 13 November 2025 pukul 09.58 WITA itu diterbitkan oleh Kios Miftakhul di Kelurahan Kulango, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol. Pada bagian “Info Saldo”, tercetak:

  • Nama: Sa’Adia Musa

  • Nomor Rekening: 3630********530

  • Saldo: Rp -99.998.966.195

Dalam unggahannya, SriRahayu menulis bahwa nasabah tersebut tidak menggunakan aplikasi BRImo sehingga tidak mengetahui adanya anomali saldo dalam jumlah besar sebelum melakukan pengecekan manual.

Setidaknya BANK kase kembali itu saldonya mamaQ di situ ada berapa juta!!!” tulis akun tersebut, mempertanyakan kejelasan blokir rekening dan munculnya saldo minus tidak masuk akal itu.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank BRI mengenai penyebab munculnya saldo minus hampir Rp 100 miliar tersebut, apakah merupakan kesalahan sistem, gangguan jaringan BRILink, atau proses internal perbankan lainnya.

Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat terkait anomali saldo dan layanan digital bank, yang dalam beberapa waktu terakhir mulai banyak dibicarakan di media sosial.