Pelajar di Palu Jadi Korban Curas Bermodus Tunjuk Jalan, Satu Pelaku Diamankan Warga di Sigi

Pelajar di Palu Jadi Korban Curas Bermodus Tunjuk Jalan, Satu Pelaku Diamankan Warga di Sigi Dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) bermodus meminta bantuan menunjukkan arah jalan kemballi menimpa salah satu pelajar di Kota Palu (Foto/Polresta Palu)
Hukrim

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu — Seorang pelajar di Kota Palu menjadi korban dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) bermodus meminta bantuan menunjukkan arah jalan, Selasa (12/5/2026) malam. Dalam kasus tersebut, satu terduga pelaku berinisial MF (31) berhasil diamankan warga setelah korban berteriak meminta pertolongan di wilayah Sunju, Kabupaten Sigi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 Wita di kawasan BTN Palupi Permai, Kelurahan Tatanga, Kota Palu. Korban diketahui berinisial MA (13), yang saat itu hendak menuju masjid bersama rekannya, D (12), untuk melaksanakan salat Magrib.

Berdasarkan keterangan saksi, dua pria mendekati korban dan berpura-pura meminta bantuan menunjukkan arah jalan. Saat salah satu saksi turun dari sepeda motor, salah seorang pelaku langsung menaiki kendaraan korban dan membawa korban meninggalkan lokasi.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera berlari menuju rumah korban untuk memberitahukan kepada pihak keluarga. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 19.47 Wita, keluarga korban mendapat informasi bahwa korban bersama salah satu terduga pelaku telah diamankan warga di wilayah hukum Polsek Marawola, Kabupaten Sigi.

Personel patroli Polsek Palu Selatan bersama orang tua korban kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Dari hasil interogasi awal, korban mengaku dibawa pelaku menuju wilayah Sunju, Kabupaten Sigi. Setibanya di lokasi, pelaku diduga berupaya membawa kabur sepeda motor milik korban dengan meminta korban turun dari kendaraan.

Namun korban berusaha mempertahankan motornya dengan merebut setang serta mencabut kunci kendaraan. Pelaku kemudian diduga memukul korban hingga korban berlari sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Sebelum diamankan aparat kepolisian, pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Muhammad Kasim mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.

“Dari hasil interogasi awal, pelaku diduga telah beberapa kali melakukan modus serupa di sejumlah wilayah di Kota Palu. Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut,” ujar AKP Muhammad Kasim.

Ia juga menegaskan bahwa polisi saat ini masih memburu satu terduga pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.

“Terduga pelaku lainnya saat ini masih dalam pencarian. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus kejahatan dengan berpura-pura meminta bantuan di jalan,” tambahnya.

Akibat amukan massa, MF mengalami luka pada bagian kepala dan sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Marawola sebelum akhirnya dibawa ke Polresta Palu guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. *(Abdy HM).