Kejari Tolitoli Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkracht, Staf Ahli Setda Tolitoli: Pemusnahan Ini Cerminan Kerja Keras Semua Pihak Dalam Memerangi Kejahatan

Kejari Tolitoli Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkracht, Staf Ahli Setda Tolitoli: Pemusnahan Ini Cerminan Kerja Keras Semua Pihak Dalam Memerangi Kejahatan (Foto: RRI Tolitoli)
Hukrim

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, TOLITOLI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) pada Jumat, 11 Juli 2025, pukul 09.00 WITA, bertempat di halaman Kantor Kejari Tolitoli.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Setdakab Tolitoli Muhammad Akbar Syah yang mewakili Bupati Tolitoli, Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Albertinus P. Napitupulu, S.H., M.H., Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P., Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Joko Ariyanto, S.H., M.Mgt., Kapolres Tolitoli AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., Ketua Pengadilan Negeri Tolitoli Arri Djami, S.H., M.H., serta rekan-rekan media.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan aparat kepolisian sepanjang periode April hingga Juni 2025, yang telah inkracht. Adapun barang bukti tersebut meliputi narkotika jenis sabu-sabu seberat 94,3205 gram serta sejumlah barang bukti dari tindak pidana khusus lainnya. Proses pemusnahan dilakukan dengan melarutkan sabu-sabu ke dalam air yang dicampur deterjen, kemudian dibuang ke saluran pembuangan. Barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar hingga tidak tersisa.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen nyata Kejaksaan Negeri Tolitoli dalam menekan penyalahgunaan barang bukti terutama narkoba dan menegakkan hukum,” ujar Kajari Tolitoli, Albertinus.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Akbar Syah yang mewakili Bupati Tolitoli menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil kerja keras semua pihak, terutama aparat penegak hukum, dalam memerangi tindak kejahatan.

“Sehingga kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kejahatan pasti akan berujung pada proses hukum karena hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Tolitoli yang diwakili oleh Muhammad Akbar Syah juga mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

“Mari bersama-sama membangun Tolitoli yang bersih dari narkoba, bebas dari kekerasan, dan aman dari tindak kriminalitas lainnya,” tutupnya.

Dalam keterangan persnya, Kajari Tolitoli menambahkan bahwa kasus narkotika di wilayahnya menunjukkan tren peningkatan dalam enam bulan terakhir.

“Ini menandakan peredaran narkoba di Tolitoli masih marak dan perlu perhatian serius dari semua pihak,” tegas Albertinus. (Nasha)