Hari ini Gelombang Aksi Protes Tolak Penghinaan Ulama serempak di Palu, Sigi dan Ampana
- Jumat, 28 Maret 2025 - 00:04 WITA
- Editor: Redaksi
Flayer Aksi di Kabupaten Sigi
Faktasulteng.id, Sulawesi Tengah – Kasus dugaan penghinaan terhadap tokoh pendiri perguruan Islam Alkhairaat, Habib Idrus Bin Salim Aljufri, melalui media sosial terus memicu gelombang reaksi di Sulawesi Tengah. Seorang warga bernama Hermanto S.Ag MSi (49 tahun) telah melaporkan dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Direktorat Reserse Siber Polda Sulawesi Tengah pada hari Selasa, 25 Maret 2025.
Laporan ini terkait dengan video yang diunggah oleh akun YouTube “GEN Z NUSANTARA” yang diduga menghina Habib Idrus Bin Salim Aljufri dengan menyebutnya “MONYET” di channel YouTube “MUHAMMAD FUAD @ GUS FUAD PLERED” pada tanggal 25 Maret 2025. Hermanto, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini.
Sebagai bentuk solidaritas dan kecaman terhadap dugaan penghinaan tersebut, Himpunan Pemuda Alkhairaat Kabupaten Tojo Una-Una, Komda Alkhairaat Kabupaten Sigi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah, dan Majelis Adat Belota Pura Belo Malino menyatakan sikap tegas.
Di Tojo Una-Una, aksi akan dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Maret 2025, setelah salat Jumat di Masjid Mifthaul Khairaat (Ua Gafur), Kelurahan Labiabe, dengan perkiraan massa sebanyak 400 orang. Ketua Koordinasi Lapangan, Ahmad Al-Habsyi, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk penolakan dan kecaman keras dari seluruh Abnaul Alkhairaat Kabupaten Tojo Una-Una terhadap video yang beredar di media sosial.
Sementara itu, di Sigi, Komda Alkhairaat Kabupaten Sigi juga menyerukan aksi bela Habib Idrus Aljufri pada hari yang sama, Jumat, 28 Maret 2025, pukul 09.00 WITA. Aksi ini mengajak seluruh masyarakat dan Abnaul Khairat Kabupaten Sigi untuk turun bersama-sama menuju Kantor Polres Kabupaten Sigi. Titik kumpul aksi ini adalah di Lapangan Kecamatan Dolo.
Tidak ketinggalan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah juga akan menggelar aksi demonstrasi pada hari Jumat, 28 Maret 2025, pukul 15.00 WITA. Aksi ini akan dipusatkan di Kantor Polda Sulawesi Tengah dan Kantor Polres Kota Palu, dengan titik kumpul di Sekretariat PKC PMII Sulteng. Diperkirakan sekitar 200 orang akan turun dalam aksi ini. PMII Sulawesi Tengah melalui Koordinator Lapangan, Afandi, dalam surat pemberitahuannya menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk mengutuk keras dugaan pencemaran nama baik dan potensi perpecahan umat Islam di Indonesia yang dilakukan oleh Gus Fuad Pleret atas penghinaan terhadap Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri. Mereka juga menuntut agar pelaku ditangkap dan diadili sesuai aturan yang berlaku, serta Gus Fuad harus melakukan klarifikasi atau tabayun terkait pernyataannya melalui PB Al-Khairaat.
Selain itu, Majelis Adat Belota Pura Belo Malino juga mengeluarkan pernyataan sikap yang mengutuk keras pelaku penghinaan terhadap Habib Idrus Bin Salim Al-Jufri, yang disebut “monyet”. Mereka juga mendesak pemerintah dan aparat Kepolisian serta TNI untuk segera menangkap pelaku, dan menghentikan pengejekan terhadap ulama di seluruh Indonesia.
Rangkaian aksi dan pernyataan sikap ini menunjukkan adanya respons yang kuat dan meluas dari masyarakat terhadap dugaan penghinaan terhadap tokoh agama. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menindaklanjuti laporan yang ada, sementara masyarakat menunjukkan solidaritas mereka melalui aksi unjuk rasa dan pernyataan sikap di berbagai daerah. (**)