Rektor Untad Cup II Bergulir, Target Lahirkan Atlet Berprestasi Sulteng

Rektor Untad Cup II Bergulir, Target Lahirkan Atlet Berprestasi Sulteng Rektor Untad Cup II resmi dibuka, menghadirkan atlet tenis dari berbagai provinsi untuk memperebutkan total hadiah Rp110 juta.
Faktasport

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu Turnamen tenis Rektor Untad Cup II kembali digelar di Lapangan Tenis Pelti, Taman Gor Palu, berlangsung selama lima hari, 12–16 November 2025. Ajang yang diinisiasi Universitas Tadulako ini terselenggara atas kolaborasi dengan KONI Sulawesi Tengah dan Pengprov Pelti Sulteng, dengan total hadiah mencapai Rp110 juta.

Event ini menghadirkan tiga kategori pertandingan, yaitu Ganda Beregu, Ganda Putra Bebas Perseorangan, serta Tunggal dan Ganda Putra/Putri Junior untuk kelompok umur 12, 14, dan 16 tahun. Sistem pertandingan menggunakan format pool/kompetisi, yang dinilai memberi ruang lebih luas bagi atlet untuk menampilkan performa terbaik.

Ketua Pelti Sulawesi Tengah, Muchtar Deluma, menjelaskan bahwa Rektor Untad Cup II bukan sekadar agenda olahraga rutin, tetapi membawa tiga misi utama. “Turnamen ini adalah turnamen open skala nasional. Selain untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, ajang ini juga menjadi wadah silaturahmi,” ujarnya dalam wawancara bersama Faktasulteng.id, Jumat (14/11).

Ia menambahkan, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia memberi dampak positif bagi perkembangan atlet lokal. Lebih dari itu, Muchtar menilai penyelenggaraan Rektor Untad Cup turut memberikan efek ekonomi yang signifikan.

Peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai provinsi, di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, hingga Sulawesi Barat. Tingginya minat peserta menunjukkan bahwa turnamen ini semakin diakui secara nasional. “Ini turnamen yang sudah diakui Pelti (TDP), makanya dibuka langsung oleh Ketua Umum Pelti,” imbuhnya.

Sebagai Ketua Pelti Sulteng, Muchtar berharap Rektor Untad Cup dapat menjadi agenda berkesinambungan dan terus digagas pada tahun-tahun berikutnya.

Rektor Untad Cup II pun diharapkan dapat menjadi panggung pembinaan tenis yang lebih serius di Sulawesi Tengah, sekaligus memperkuat posisi Universitas Tadulako dan Kota Palu sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga tingkat nasional. (Abdy HM)