KONI Sulteng Resmi Gelar Turnamen Gateball, Mantapkan Pembinaan Menuju PON 2028
- Jumat, 28 November 2025 - 12:40 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Redaksi
Open Tournament Gateball Hari Bhakti PU ke-80 usai pembukaan resmi oleh KONI Sulteng. (IST)
Faktasulteng.id, PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah membuka secara resmi Open Tournament Gateball yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhakti PU ke-80. Pembukaan dilakukan oleh Ketua Harian KONI Sulteng, Moh. Ifan Taufan, mewakili Ketua Umum Fathur Razaq, di Lapangan Gateball Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng, Kamis (27/11).
Turnamen yang diinisiasi Pengprov Pergatsi Sulteng di bawah kepemimpinan Faidul Keteng tersebut berlangsung selama empat hari hingga 30 November 2025. Ajang ini memperebutkan total hadiah Rp150 juta dan piala bergilir Ketua Umum PB Pergatsi. Puluhan tim dari berbagai daerah turut berpartisipasi, memperlihatkan semakin pesatnya perkembangan olahraga gateball di Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Moh. Ifan Taufan—yang akrab disapa Opan—menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pengprov Pergatsi Sulteng dalam menghadirkan kompetisi berkualitas sebagai ruang pembinaan atlet.
“Turnamen ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi sarana penting untuk meningkatkan keterampilan, mental bertanding, serta mematangkan strategi menuju event-event nasional,” ujar Opan.
Ia menekankan bahwa persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 harus dilakukan sejak dini melalui pembinaan yang lebih terstruktur. Opan memaparkan lima pilar utama yang menjadi dasar pembinaan prestasi, yakni program latihan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, pembinaan usia dini, pembentukan mental juara, serta sinergi antara pengurus, klub, dan pemerintah.
“Tidak ada prestasi tanpa disiplin. Tidak ada kemenangan tanpa persiapan yang matang,” tegasnya.
Gateball disebut sebagai salah satu cabang unggulan di bawah pembinaan KONI Sulteng. Karena itu, KONI berkomitmen memperkuat dukungan agar cabang ini semakin kompetitif di tingkat nasional.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, KONI Sulteng berharap lahir lebih banyak atlet potensial yang mampu membawa nama daerah ke kancah kejuaraan nasional maupun internasional. (**)