KONI Sulteng Dukung Pembinaan Atlet lewat Pencak Silat Militer Open Tournament

KONI Sulteng Dukung Pembinaan Atlet lewat Pencak Silat Militer Open Tournament Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah, Muh. Ifan Taufan, menghadiri Upacara Pembukaan Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu, Senin (2/2/2025). (IST)
Faktasport

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah menghadiri Upacara Pembukaan Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 yang digelar di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu, Senin (2/2/2025). Kehadiran KONI Sulawesi Tengah diwakili oleh Ketua Umum Harian, Muh. Ifan Taufan. Turnamen ini menjadi ajang strategis dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet pencak silat.

Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai satuan dan perguruan pencak silat serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat pecinta olahraga bela diri. Turnamen fokus pada pengembangan teknik, mental bertanding, dan karakter atlet, sekaligus memperkuat nilai sportivitas dan disiplin.

Mewakili Ketua Umum KONI Sulteng, Ketua Harian Muh. Ifan Taufan menyampaikan, "Kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mengasah kemampuan teknik, mental bertanding, dan karakter atlet. KONI Sulawesi Tengah tentu mendukung penuh event-event yang mendorong lahirnya atlet berprestasi.” Ia menambahkan, "Melalui turnamen ini, kami berharap muncul bibit-bibit unggul pencak silat yang ke depan mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional hingga internasional.”

KONI Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terselenggaranya kejuaraan berkualitas sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang demi peningkatan prestasi olahraga daerah. Sinergi antara TNI dan insan olahraga dianggap sebagai kekuatan besar dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Turnamen ini berdampak langsung bagi masyarakat Sulawesi Tengah dengan menumbuhkan minat olahraga bela diri, membuka kesempatan bagi atlet daerah untuk berprestasi, dan memperkuat jaringan antar perguruan pencak silat di wilayah ini. (**)