Ketum Koni Pusat Kagum! Hillary Lasut: Fathur Razaq, Representasi Nyata Kebangkitan Tinju Nasional dari Sulawesi Tengah
- Minggu, 26 Oktober 2025 - 19:12 WITA
- Editor: Apri
- | Penulis: Redaksi
Hillary Lasut, Ketum PP Pertina
PALU, Faktasulteng.id – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LLM, melontarkan pujian setinggi langit kepada Ketua Pertina Sulawesi Tengah (Sulteng) yang juga Ketua KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq. Sosok muda berusia 26 tahun ini dinilai sebagai representasi nyata generasi baru yang membawa energi besar dan kepemimpinan progresif bagi kebangkitan olahraga tinju nasional.
Pernyataan apresiasi itu disampaikan Hillary dalam sambutannya pada Opening Ceremony Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir 2025 di Jodjokodi Convention Center (JCC) Kota Palu, Sabtu malam (25/10).
“Saya kaget sekaligus kagum ketika mengetahui Fathur baru berusia 26 tahun. Tapi saya juga harus akui, sejak beliau memimpin Pertina Sulteng, pergerakan olahraga tinju di daerah ini terasa sangat hidup. Energinya luar biasa, dan semangat itu menular ke seluruh pengurus dan atlet,” ujar Hillary, disambut tepuk tangan meriah.
Terobosan 'Revolusioner' Pemuda Sulteng
Hillary secara spesifik menyoroti kinerja Fathur yang dinilai telah menciptakan terobosan bersejarah dalam pembinaan tinju amatir Indonesia. Di bawah kepemimpinan Fathur, Sulawesi Tengah tercatat menjadi provinsi pertama yang menggelar pelatihan dan sertifikasi nasional bagi pelatih serta wasit-hakim secara gratis.
“Ini langkah revolusioner. Saya melihat langsung bagaimana Pertina Sulteng menghapus hambatan biaya agar pelatih dan wasit bisa berkembang tanpa beban. Itu bentuk kepemimpinan yang berpihak pada pembinaan, bukan pencitraan,” tegas tokoh nasional yang juga politisi muda tersebut.
Kepemimpinan Fathur, yang masih termasuk dalam kategori pemuda (< 30 tahun), disebut Hillary sejalan dengan semangat regenerasi di tubuh Pertina. Data menunjukkan, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar dari sisi demografi muda.
Pemuda Harapan Bangsa
Merujuk pada Potret Sensus Penduduk 2020 Provinsi Sulawesi Tengah yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok usia muda produktif (generasi Z dan Milenial Awal) merupakan tulang punggung demografi. Kualitas kepemimpinan muda seperti Fathur sangat relevan mengingat urgensi percepatan pembangunan sumber daya manusia di Sulteng.
Selain itu, berdasarkan Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024 (APJII), penetrasi internet di wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi, terus menunjukkan peningkatan, menandakan akses informasi dan komunikasi bagi generasi muda semakin terbuka luas. Hal ini mempermudah gaya kepemimpinan yang transparan dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sebagaimana dicerminkan oleh Fathur Razaq.
Firasat Politik dan Apresiasi Pemerintah Provinsi
Hillary juga mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Kejurnas di Palu, yang digelar megah dan tertib. Ia menilai gaya kepemimpinan Fathur yang merangkul semua kalangan menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.
Menutup sambutannya, Hillary bahkan memberikan "firasat politik" terkait masa depan Fathur Razaq.
“Anak muda seperti Fathur ini adalah harapan kita. Saya yakin, masa depan olahraga Indonesia ada di tangan generasi seperti dia, berani, jujur, dan punya integritas. Kalau boleh jujur, saya punya firasat, ke depan kita akan sering bertemu lagi di forum-forum besar, entah di KONI, di KPU, atau bahkan di tempat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Selain Fathur, Hillary juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, atas dukungan penuhnya terhadap dunia olahraga dan keberaniannya dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk memimpin. Dukungan Pemerintah Provinsi dinilai sebagai faktor penting keberhasilan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Kejurnas Tinju Amatir 2025, yang juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-66 Pertina.