PLN UP3 Palu Pastikan Listrik Andal Selama Ramadhan, Siaga 24 Jam dan Percepat Penanganan Gangguan

PLN UP3 Palu Pastikan Listrik Andal Selama Ramadhan, Siaga 24 Jam dan Percepat Penanganan Gangguan Wawancara Asisten Manager Perencanaan PLN UP3 Palu, Made Agus tentang Kesiapan PLN UP3 Palu selama berlangsungnya ramadhan dan menjelang idul fitri 1447 H. (Abdy/FaktaSulteng).
Faktarians

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu – Pelaksanaan Ramadhan dan Menjelang Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Palu memastikan kesiapan sistem kelistrikan agar tetap andal, termasuk pada waktu-waktu krusial seperti sahur,salat tarawih, dan waktu berbuka.

Hal tersebut disampaikan Asisten Manager Perencanaan PLN UP3 Palu, Made Agus, saat ditemui di Kantor PLN UP3 Palu, Jalan Kartini, Lolu Selatan, Kota Palu, Kamis (26/02/26).

Menurutnya, bagi PLN tidak ada istilah waktu krusial tertentu karena seluruh waktu pelayanan listrik bersifat penting.

“Pada prinsipnya, semua waktu di PLN itu krusial. Kami memastikan listrik tetap menyala setiap saat kepada pelanggan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah konkret yang dilakukan PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik adalah melalui pemeliharaan rutin pada sistem jaringan kelistrikan. Pemeliharaan tersebut dilakukan sesuai jadwal dan timeline yang telah disusun sebelumnya.

Namun demikian, pemadaman tetap bisa terjadi akibat dua faktor utama, yakni gangguan dan pekerjaan pemeliharaan.

Made Agus merinci, gangguan terbagi menjadi dua jenis, yaitu gangguan sesaat dan gangguan permanen. Untuk masing-masing jenis gangguan, PLN telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) penanganan.

“Untuk gangguan sesaat, biasanya penanganannya lebih cepat dibandingkan gangguan permanen. Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana listrik bisa segera dinormalkan kembali,” jelasnya.

Ia menambahkan, PLN menargetkan respons cepat melalui petugas yang siaga 24 jam, termasuk pada waktu-waktu krusial saat bulan ramadhan. Tim lapangan juga telah dilengkapi peralatan dan material pendukung guna mempercepat proses penormalan apabila terjadi gangguan.

Terkait penghentian sementara pasokan listrik, ia menegaskan bahwa pemadaman akibat pemeliharaan telah dijadwalkan jauh hari sebelumnya dan merupakan bagian dari program peningkatan keandalan sistem.

“Pemeliharaan dilakukan untuk mencegah gangguan yang lebih besar. Ada pekerjaan yang bisa dilakukan tanpa padam melalui tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan), tetapi ada juga titik tertentu yang memang harus dipadamkan demi keselamatan petugas,” terangnya.

Ia menekankan bahwa pemadaman terjadwal bertujuan agar sistem kelistrikan lebih stabil dan pelanggan dapat menikmati suplai listrik yang lebih konsisten ke depannya. (Abdy HM).