Pembukaan Kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian 2026 dan Peresmian Aula Kantor DISTAPANGHORTI Tolitoli

Pembukaan Kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian 2026 dan Peresmian Aula Kantor DISTAPANGHORTI Tolitoli Asisten Administrasi Umum Tolitoli, Mukti, mewakili Bupati Tolitoli saat meresmikan Gedung Aula Distapanghorti dan membuka Kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2026
Faktarians

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, TOLITOLI  Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menggelar Pembukaan Kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Peresmian Aula Kantor Distapanghorti, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Tolitoli, Mukti, yang mewakili Bupati Tolitoli. Hadir pula Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, perwakilan Bappeda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan atau yang mewakili, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan atau yang mewakili, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, para Kepala Bidang di lingkup dinas, serta seluruh peserta penyuluhan pertanian.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan aula baru yang telah lama dinantikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pendampingan penyuluh dalam seluruh kegiatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Menurutnya, tahun 2025 menjadi fase penting karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Stabilitas produksi pangan dapat memengaruhi kondisi surplus, defisit, inflasi pangan, hingga penanganan stunting.

“Mulai Januari kita harus bergerak lebih serius. Pendampingan penyuluh harus berjalan dari hulu sampai hilir. Tahun 2025 menjadi sorotan penting karena menyangkut kebutuhan masyarakat. Harapan kita di 2026, stunting tidak lagi kita jumpai dan inflasi pangan dapat terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Mukti menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan Perda Nomor 02 Tahun 2022 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Kabupaten Tolitoli memiliki 9.164 hektare lahan sawah yang menjadi potensi besar dalam penguatan sektor pangan.

“Programa penyuluhan pertanian adalah dokumen strategis yang menjadi pedoman bagi penyuluh dalam merencanakan kegiatan di lapangan. Penyusunannya harus terukur dan mencerminkan kondisi aktual pertanian di wilayah kerja penyuluh,” ujar Mukti.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meresmikan Gedung Aula Distapanghorti yang diharapkan dapat menjadi ruang representatif untuk rapat, pelatihan, dan peningkatan kapasitas SDM pertanian.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Mukti secara resmi membuka kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2026 dan meresmikan penggunaan aula Distapanghorti.

Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani dalam membangun pertanian Tolitoli yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.

(Aisyah)