Operasi Zebra Berakhir, Polres Sigi Catat 1.494 Teguran Pelanggaran

Operasi Zebra Berakhir, Polres Sigi Catat 1.494 Teguran Pelanggaran Petugas Satlantas Polres Sigi memberikan teguran kepada pengendara dalam pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2025.
Faktarians

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, SIGI Pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2025 selama 14 hari di wilayah hukum Polres Sigi berakhir dengan mencatat 1.494 teguran pelanggaran lalu lintas. Teguran tersebut diberikan kepada pengendara roda dua dan roda empat sebagai upaya meningkatkan kepatuhan berlalu lintas serta menekan potensi kecelakaan di Kabupaten Sigi.

Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Moh. Devan N. Habie, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor. Dari total 1.494 teguran, sebanyak 931 diberikan kepada pengendara roda dua dan 563 kepada pengendara roda empat.

“Data ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengguna jalan masih perlu ditingkatkan. Dengan pendekatan edukatif dan humanis, kami terus mendorong masyarakat agar lebih sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujar AKP Devan, Minggu (30/11/2025).

Untuk pelanggaran roda dua, jenis pelanggaran terbanyak meliputi tidak menggunakan helm sebanyak 510 pelanggar, menggunakan telepon genggam 53 pelanggar, berkendara di bawah umur 123 pelanggar, berboncengan lebih dari satu 66 pelanggar, penggunaan knalpot bising 86 pelanggar, penggunaan strobo atau sirene 15 pelanggar, serta penggunaan pelat nomor 78 pelanggar.

Adapun pelanggaran roda empat didominasi oleh pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan sebanyak 507 pelanggar. Pelanggaran lainnya meliputi penggunaan telepon genggam 22 pelanggar, berkendara di bawah umur 15 pelanggar, serta penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai sebanyak 19 pelanggar.

Selama periode Operasi Zebra Tinombala 2025, tercatat dua kasus kecelakaan lalu lintas. Jumlah ini menurun 33 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat tiga kasus.

Penurunan angka kecelakaan ini menunjukkan adanya dampak positif dari upaya preventif yang dilakukan,” tegas AKP Devan.

Ia menambahkan bahwa Operasi Zebra Tinombala 2025 juga bertujuan memperkuat cipta kondisi kamtibmas dan kamseltibcar lantas menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Harapan kami, dengan meningkatnya kedisiplinan masyarakat, situasi lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.