Kebiasaan Pagi Farel, Murid SD di SIGI yang Datang Pukul 03.02 WITA Ke Sekolah

Kebiasaan Pagi Farel, Murid SD di SIGI yang Datang Pukul 03.02 WITA Ke Sekolah Farel, murid kelas 1 SDN Soulowe, setiap pagi tiba lebih awal di sekolah—bahkan sebelum fajar menyingsing.
Faktarians

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, SIGI - Saat sebagian besar anak masih terlelap dan jalanan Desa Soulowe masih gelap, seorang bocah kecil sudah berdiri rapi dengan seragam batik sekolahnya. Namanya Farel, murid kelas 1 SDN Soulowe yang belakangan viral karena tiba di sekolah pukul 03.02 dini hari bahkan sebelum ayam berkokok.

Padahal jarak rumahnya ke sekolah hanya 800 meter. Namun bagi Farel, jarak bukan soal. Yang terpenting baginya adalah menjadi anak pertama yang tiba di sekolah.

Sejak seminggu terakhir, Farel diantar oleh pamannya, Paman Mickhel, yang dengan sabar menyesuaikan diri dengan kebiasaan keponakannya itu. Namun jauh sebelum itu, sejak Farel masih duduk di Taman Kanak-kanak, ibunya Asliati yang paling sering mengantar setiap pagi.

“Kebiasaan ini sudah ada sejak Farel TK,” cerita sang ibu. “Kalau dia tiba di sekolah dan sudah ada temannya duluan, dia merasa terlambat. Dia bisa menangis karena keinginannya memang ingin jadi yang pertama datang.”

Di sekolah, kebiasaan Farel ini tidak membuatnya kelelahan. Justru ia semakin aktif mengikuti pelajaran.

Wali kelasnya, Ibu Melisawati, mengatakan bahwa Farel tetap fokus belajar seperti murid lainnya. Bahkan ia sering menjadi yang paling cepat mengumpulkan tugas setiap kali diberikan pekerjaan di kelas.

“Dia gesit sekali kalau mengerjakan tugas,” ujar Melisawati. “Kebiasaannya datang cepat tidak mengganggu belajarnya sama sekali.”

Kisah Farel pun menyebar cepat di media sosial. Banyak yang terharu melihat betapa kuatnya semangat seorang murid kecil yang rela bangun jauh lebih pagi dari teman-temannya demi satu tujuan sederhana: jangan sampai terlambat.

Dari sebuah desa kecil di Sulawesi Tengah, Farel mengingatkan bahwa semangat belajar tidak selalu lahir dari dorongan besar. Kadang ia muncul dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan hati dan dalam kasus Farel, dari tekad untuk selalu datang paling awal. (Andri)