Jejak Kreativitas Jefry Jacobus dalam Melahirkan Tari Mogimpas, Ikon Budaya Tolitoli
- Jumat, 21 November 2025 - 14:17 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Kartika
Pencipta Tari dan Penata Musik Tari Mogimpas (IST),
Faktasulteng.id, TOLITOLI - Tari Mogimpas merupakan salah satu karya seni paling berpengaruh yang lahir dari Kabupaten Tolitoli. Tarian ini terinspirasi dari kehidupan masyarakat pesisir, khususnya aktivitas mencari kerang atau tude yang sejak lama menjadi sumber pangan dan penghasilan warga di daerah pantai. Melalui rangkaian gerakan yang dinamis namun lembut, Mogimpas menghadirkan kembali suasana pencarian kerang dalam bentuk artistik yang mudah diterima oleh generasi sekarang.
Di balik keberhasilan tarian ini, terdapat sosok seniman Jefry Jacobus—pencipta yang namanya tak bisa dipisahkan dari perjalanan Mogimpas. Lahir pada 8 Desember 1969, Jefry merupakan salah satu seniman yang memberi warna besar pada perkembangan seni tari di Tolitoli. Ia pernah berguru kepada maestro tari Indonesia, Bagong Kussudiardjo, yang membentuk karakter kreatifnya dalam menciptakan karya-karya bersifat simbolis namun tetap estetis.
Proses penciptaan Mogimpas tidak berlangsung singkat. Jefry Jacobus bekerja bersama penata musik Kardiman (Yogi), dan keduanya bahkan harus meninggalkan rumah selama berbulan-bulan demi meramu gerakan serta musik yang akhirnya membentuk identitas khas tarian ini. Dedikasi tersebut menjadikan Mogimpas bukan sekadar pertunjukan, tetapi representasi kehidupan masyarakat pesisir yang dituangkan secara puitis ke dalam tarian.
Seiring waktu, Mogimpas berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu pencapaian penting terjadi pada tahun 1996 ketika tarian ini meraih Juara I pada Festival Danau Poso. Tiga tahun kemudian, pada 1999, Mogimpas dipercaya mewakili Sulawesi Tengah dalam penampilan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), memperluas jejak keberadaannya di tingkat nasional.
Kini, tarian tersebut telah menjadi identitas budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Tolitoli. Keberadaan Mogimpas tidak hanya mengingatkan pada peran penting masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi warisan seni yang menegaskan kreativitas Jefry Jacobus sebagai seniman yang memberi kontribusi besar bagi dunia tari daerah. Upaya pelestarian tarian ini diharapkan tetap menonjolkan nilai, sejarah, serta menghargai pencipta dan penata musiknya yang telah memberi napas pada Mogimpas hingga dikenal luas saat ini.
(Kartika)