FORHATI Kota Palu Gelar PATABA, Latih Warga Hadapi Situasi Darurat
- Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:48 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
- | Penulis: Ananda Ramadan
Kegiatan PATABA (Perempuan Tangguh Bencana) yang digelar MD FORHATI Kota Palu di Lapangan Vatulemo
Faktasulteng.id, Palu — Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Kota Palu menggelar kegiatan PATABA (Perempuan Tangguh Bencana) sebagai bentuk nyata kontribusi organisasi perempuan dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, dalam rangka Milad FORHATI ke-27 sekaligus peringatan Hari Ibu 2025.
Mengusung tema “Perempuan Siaga, Keluarga Tangguh, Masyarakat Selamat,” PATABA dirancang sebagai kegiatan edukatif yang membekali masyarakat, khususnya perempuan, dengan pengetahuan dasar kegawatdaruratan sederhana non-medis yang aplikatif dan dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Ketua FORHATI Kota Palu, Harnida Wahyuni Adda, Ph.D, menegaskan bahwa PATABA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan implementasi nyata dari semangat sharing knowledge kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, FORHATI menghadirkan pemateri dan praktisi dari bidang yang relevan untuk memberikan edukasi kebencanaan secara langsung.
“Ini adalah bentuk kontribusi kami sebagai bagian dari masyarakat. Skopnya memang sederhana dan dilaksanakan di ruang terbuka, tetapi kami ingin FORHATI Kota Palu dikenal sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata, bukan sekadar kegiatan upacara,” ujar Ketua FORHATI.
Rangkaian kegiatan PATABA meliputi simulasi penanganan kebakaran oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu serta pelatihan bantuan hidup dasar oleh Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Sulawesi Tengah. Simulasi ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai langkah awal pertolongan pertama, mengingat situasi darurat kerap terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga.
FORHATI berharap, meskipun semua pihak tentu menginginkan bencana tidak terjadi, pengetahuan dasar yang diperoleh melalui PATABA dapat menjadi bekal awal bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan edukasi serupa juga diupayakan untuk terus berlanjut, meski tidak dilaksanakan secara rutin bulanan, dengan menyesuaikan momentum serta kesiapan seluruh anggota FORHATI.
Dalam pelaksanaannya, FORHATI turut melibatkan generasi muda dari berbagai komisariat HMI, termasuk Kohati, Komisariat Ekonomi, Kesmas, Sospol, hingga mahasiswa dari UIN. Keterlibatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kebencanaan dan semangat kesiapsiagaan di kalangan generasi muda.
“Perempuan tangguh bencana tidak memandang usia. Harapannya, generasi muda bisa terinspirasi, lalu kreatif mengembangkan bentuk-bentuk kegiatan lanjutan agar edukasi kebencanaan menjangkau masyarakat yang lebih luas,” tutur Ketua FORHATI.
Melalui kegiatan PATABA, FORHATI Kota Palu di bawah kepemimpinan Harnida Wahyuni Adda, Ph.D menegaskan perannya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya hadir dalam wacana, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun ketangguhan keluarga dan masyarakat menghadapi risiko bencana. (nanda)