Arus Balik Lebaran 1446 H Mulai Padati Jalur Trans Sulawesi Pantai Timur
- Jumat, 04 April 2025 - 03:06 WITA
- Editor: Redaksi
Arus Balik Pasca Lebaran 1446 H, di Pertigaan Toboli.
Parigi Moutong, Sulteng - Gelombang arus balik kendaraan pasca perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah terpantau mulai memadati jalur Trans Sulawesi, khususnya di wilayah pantai timur. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat membanjiri ruas jalan utama yang menghubungkan berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Pantauan Tempo pada Kamis (3/4/2025) menunjukkan peningkatan signifikan volume kendaraan yang bergerak dari arah timur menuju barat. Beberapa titik krusial yang menjadi simpul kepadatan antara lain Pertigaan Toboli di Kabupaten Parigi Moutong, kawasan Kebun Kopi yang terkenal dengan pemandangan alamnya, serta wilayah Tawaili yang merupakan akses masuk menuju Kota Palu.
Kepadatan kendaraan di Pertigaan Toboli terpantau cukup mengular, didominasi oleh kendaraan pribadi yang membawa keluarga kembali ke tempat tinggal masing-masing setelah bersilaturahmi di kampung halaman. Sementara itu, di kawasan Kebun Kopi, perlambatan arus lalu lintas juga terjadi akibat banyaknya kendaraan yang melintas di jalur yang berkelok dan menanjak.
Situasi serupa juga terlihat di wilayah Tawaili, di mana kendaraan dari arah Kabupaten Donggala dan sekitarnya mulai bercampur dengan kendaraan dari arah timur. Meskipun belum terjadi kemacetan total, namun laju kendaraan terpantau melambat dan sesekali terjadi antrean di beberapa titik persimpangan.
Petugas kepolisian dari satuan lalu lintas terlihat berjaga dan berupaya mengatur arus kendaraan di titik-titik rawan kepadatan. Himbauan kepada para pemudik untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Diperkirakan puncak arus balik di jalur Trans Sulawesi bagian timur ini akan terus meningkat hingga akhir pekan ini. Para pemudik yang masih berada di kampung halaman diimbau untuk memantau kondisi lalu lintas terkini dan mengatur waktu perjalanan dengan bijak guna menghindari kepadatan yang berlebihan.
Fenomena arus balik ini menjadi pemandangan rutin pasca perayaan hari raya Idul Fitri, menandakan berakhirnya masa libur panjang dan kembalinya aktivitas masyarakat ke rutinitas semula. Namun, di balik hiruk pikuk kendaraan, terselip harapan agar seluruh pemudik dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat dan lancar. (Ap)