120 Wisatawan Kapal Pesiar Noble Caledonia Jelajahi Toli-Toli, Kenalkan Budaya hingga Belanja Produk Lokal
- Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:48 WITA
Wisatawan kapal pesiar Noble Caledonia mengikuti penyambutan adat dan city tour di Kabupaten Toli-Toli, Rabu (19/8/2026). Foto:Kartika/Faktasulteng.id
Faktasulteng.id, TOLI-TOLI – Sebanyak 120 wisatawan mancanegara dari 10 negara mengunjungi Kabupaten Toli-Toli melalui persinggahan kapal pesiar Noble Caledonia di Pelabuhan HJ Hayyun, Rabu (19/8/2026). Kedatangan wisatawan disambut Pemerintah Kabupaten Toli-Toli bersama unsur Forkopimda, tokoh adat dan masyarakat dalam seremoni penyambutan yang dipusatkan di Balre Adat Masigi Toli-Toli, Kelurahan Nalu.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Kabupaten Toli-Toli untuk memperkenalkan kekayaan budaya, tradisi, keramahan masyarakat serta potensi pariwisata daerah kepada wisatawan internasional. Dalam prosesi penyambutan, dua perwakilan wisatawan, masing-masing laki-laki dan perempuan, mendapat pemasangan siga sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol penyambutan tamu dalam suasana adat Toli-Toli.
Kegiatan penyambutan turut dihadiri Bupati Toli-Toli, Wakil Bupati Toli-Toli, Gaukan Toli-Toli ke-17 H. Moh. Saleh Bantilan, Sekretaris Daerah, Dandim 1305/Buol Toli-Toli, Danlanal Toli-Toli, Kapolres Toli-Toli, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kejaksaan Negeri atau yang mewakili, Ketua Komisi C DPRD, jajaran pemerintah daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Dewan Adat, Ketua Adat Majelis Dondo, Camat Baolan, para lurah serta sejumlah pimpinan instansi vertikal.
Dalam sambutannya, Bupati Toli-Toli H. Amran Hi. Yahya menyampaikan bahwa kunjungan kapal pesiar tersebut merupakan peluang bagi daerah untuk memperkenalkan identitas Toli-Toli kepada wisatawan internasional. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap para wisatawan memperoleh pengalaman yang berkesan selama berada di Toli-Toli.
Kepala Dinas Pariwisata Toli-Toli, Muhammad Zasuli, mengatakan para wisatawan berasal dari berbagai negara dan kedatangan mereka merupakan bagian dari perjalanan kapal pesiar yang menjadikan Toli-Toli sebagai salah satu titik persinggahan.
Menurutnya, rombongan terlebih dahulu dijemput di Pelabuhan HJ Hayyun sebelum mengikuti agenda penyambutan di rumah adat.
“Setelah ini mereka akan melakukan city tour ke Masjid Agung, Gereja Imanuel, kemudian ke Kantor Dekranasda untuk membeli suvenir. Setelah itu mereka menuju Pasar Rakyat Susumbolan untuk berbelanja dan kegiatan lainnya,” ujar Zasuli.
Setelah prosesi penyambutan, rombongan melanjutkan city tour ke sejumlah lokasi di Toli-Toli. Dari Masjid Agung Mubarok, wisatawan menggunakan becak untuk menyusuri kawasan kota. Sejumlah wisatawan tampak antusias menikmati perjalanan dan mengabadikan suasana kota melalui kamera mereka.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Gereja Imanuel menggunakan bus. Setelah itu, wisatawan diarahkan ke Kantor Dekranasda untuk melihat sekaligus membeli sejumlah suvenir dan produk khas daerah sebelum melanjutkan perjalanan ke Pasar Rakyat Susumbolan.
Zasuli mengatakan seluruh rangkaian kunjungan tersebut ditargetkan selesai sekitar pukul 13.00 WITA sebelum para wisatawan kembali menuju Pelabuhan HJ Hayyun.
“Ini akan kami usahakan sebaik mungkin. Sekali lagi terima kasih untuk masyarakat Toli-Toli dan mudah-mudahan ini akan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap kunjungan kapal pesiar ke Toli-Toli dapat terus berlangsung dan memberikan dampak positif bagi daerah. Selain menjadi sarana promosi pariwisata, kehadiran wisatawan mancanegara juga membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.
“Wilayah Toli-Toli ini sudah menjadi titik singgah. Harapan saya semoga kegiatan ini berkelanjutan dan menjadi suatu keuntungan bagi daerah. Minimal publikasi dan dokumentasi, daerah kita sudah dikenal di mancanegara. Kemudian mereka singgah, berbelanja dan ada hasil yang mereka bawa,” jelasnya.
Kunjungan 120 wisatawan dari 10 negara tersebut sekaligus menunjukkan peluang Toli-Toli sebagai salah satu titik persinggahan dalam jalur wisata kapal pesiar internasional. Dengan pengelolaan yang baik, persinggahan wisatawan diharapkan tidak hanya menjadi kunjungan singkat, tetapi turut memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, ekonomi kreatif serta masyarakat lokal.
Pemerintah Kabupaten Toli-Toli melalui Dinas Pariwisata berharap momentum tersebut dapat terus dikembangkan melalui pelayanan yang baik, promosi yang konsisten dan keterlibatan masyarakat, sehingga Toli-Toli semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang memiliki kekayaan budaya dan keramahan masyarakat.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kunjungan, rombongan wisatawan kemudian kembali menuju Pelabuhan HJ Hayyun untuk melanjutkan perjalanan kapal pesiar Noble Caledonia.