Masjid Raya Baitul Khairaat Palu Batal Diresmikan Hari Ini, Jadwal Resmi Masih Tunggu Konfirmasi Istana
- Rabu, 12 November 2025 - 10:12 WITA
- Editor: Apri
- | Penulis: Apri
Mesjid Raya Baitul Khairaat Palu
Faktasulteng.id, Palu — Rencana peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat Palu yang sebelumnya diberitakan akan digelar pada Rabu, 12 November 2025, dipastikan batal dilaksanakan hari ini. Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE, M.Si, menegaskan bahwa jadwal peresmian masih menunggu konfirmasi resmi dari Istana Negara.
“Walaikumsalam, sesuai yang disampaikan Pak Gubernur bahwa tanggal 15 November itu adalah batas akhir kontrak pelaksana. Secara prosedur, pihak proyek pada tanggal tersebut menyerahkan bangunan kepada owner proyek, dalam hal ini Cikasda. Banyak yang salah paham, mengira tanggal 15 November adalah hari peresmian, padahal itu batas kontrak pihak pelaksana atas pekerjaan Masjid Raya,” jelas Ruly kepada redaksi Faktasulteng.id, Rabu (12/11/2025).
Ruly menambahkan, Gubernur Sulawesi Tengah telah menyampaikan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia melalui Sekretariat Kabinet pada Senin, 10 November 2025. Surat tersebut diterima oleh Asisten Deputi Pelaporan dan Persidangan, Heru Priyantono, untuk mengonfirmasi kesediaan Presiden menghadiri peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat.

Menanggapi kabar yang beredar bahwa peresmian digelar pada hari ini, Ruly membantahnya. “Saya juga ditanyai teman-teman media, tapi tidak tahu isu dari mana peresmian tanggal 12 November itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ruly menjelaskan bahwa usulan agar Presiden hadir dalam peresmian merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama RI. “Saat kunjungan kerja Pak Menteri Agama, beliau menyampaikan kepada Pak Gubernur agar menyurati Presiden terkait peresmian. Sebab, menurut Pak Menteri, Masjid Baitul Khairaat adalah salah satu masjid termegah di Indonesia Timur, sehingga perlu mengundang RI 1,” jelasnya.
Dengan demikian, jadwal resmi peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat Palu masih menunggu konfirmasi dari pihak Istana Negara.
(Apri)