Di Balik 12 Sapi Kurban HIPKA Sulteng, Ada Pesan Solidaritas dari Para Pengusaha Muslim

Di Balik 12 Sapi Kurban HIPKA Sulteng, Ada Pesan Solidaritas dari Para Pengusaha Muslim Hipka Sulteng Salurkan 12 Ekor Sapi Qurban Idul Adha 1447 H/ 2026 M (Foto: Ilustrasi/Faktasulteng.id)
Fakta Islami

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, Palu - Di halaman rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, aroma khas Hari Raya Idul Adha terasa sejak pagi, Rabu (27/5/2026). Sejumlah pengurus Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Tengah tampak sibuk mengatur pembagian daging kurban ke dalam kotak-kotak yang nantinya dibagikan kepada masyarakat.

Di sudut lain, warga mulai berdatangan. Ada yang membantu proses distribusi, ada pula yang sekadar menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang tahun ini terasa berbeda bagi keluarga besar HIPKA Sulteng.

Bukan hanya karena jumlahnya mencapai 12 ekor sapi, tetapi karena kurban tersebut dikirim hingga ke sejumlah daerah di Sulawesi Tengah sebagai simbol kebersamaan para pengusaha muslim di daerah.

Tahun ini, Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA Sulawesi Tengah menyalurkan hewan kurban ke Kota Palu, Morowali, Morowali Utara, Tojo Una-Una, Banggai, hingga Banggai Kepulauan. Sebagian besar distribusi itu merupakan inisiatif Ketua BPW HIPKA Sulteng, H. Ambo Dalle.

Tiga ekor sapi disalurkan ke Kota Palu, lima ekor ke Morowali, sementara Morowali Utara, Tojo Una-Una, Banggai, dan Banggai Kepulauan masing-masing menerima satu ekor sapi kurban.

Bagi sebagian pengurus HIPKA di daerah, bantuan tersebut bukan sekadar bantuan daging atau seremoni tahunan Idul Adha.

Sebagai mana dikutip dari japrinews.id, Ketua BPD HIPKA Morowali Utara, Jumran Landoala, menyebut bantuan itu menjadi bentuk perhatian sekaligus suntikan semangat bagi pengurus daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Ayahanda H. Ambo Dalle. Ini bukan hanya bantuan hewan kurban, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat kebersamaan agar kami di daerah terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Di Kota Palu sendiri, dua ekor sapi disembelih di kompleks rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah. Dari proses itu, sekitar 70 kotak daging kurban berhasil dibagikan kepada masyarakat.

Ketua Harian HIPKA Sulteng, Sudirman Zuhdi, mengatakan Idul Adha bagi HIPKA bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momentum memperkuat hubungan sosial antara pengusaha dan masyarakat.

Menurutnya, organisasi pengusaha tidak boleh hanya hadir dalam ruang-ruang bisnis dan pembangunan ekonomi, tetapi juga harus ikut merasakan denyut kebutuhan masyarakat.

“Momentum Idul Adha ini kami jadikan sebagai ruang berbagi sekaligus memperkuat silaturahmi antara pengurus HIPKA dengan masyarakat luas,” katanya.

Semangat serupa juga disampaikan Ketua BPW HIPKA Sulteng, H. Ambo Dalle. Ia menilai pengusaha muslim memiliki tanggung jawab sosial yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas ekonomi.

“Sebagai bagian dari HIPKA, kita tidak boleh hanya fokus pada aspek ekonomi. Kepedulian sosial juga menjadi tanggung jawab bersama agar keberadaan kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Ambo Dalle.

Di tengah pembagian daging kurban, Bendahara HIPKA Sulteng, Rismawati ST, ikut turun langsung membantu distribusi kepada warga. Baginya, kurban bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga bentuk rasa syukur yang diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama.

Sementara itu, Sekretaris HIPKA Sulteng, Andi Saiful, memastikan seluruh daerah penerima telah menjadwalkan penyembelihan hewan kurban. Beberapa daerah melaksanakannya tepat setelah Salat Idul Adha, sementara Tojo Una-Una dijadwalkan sehari berikutnya.

Di balik hiruk-pikuk penyembelihan dan pembagian daging kurban itu, HIPKA Sulteng tampaknya ingin menyampaikan satu pesan sederhana: pengusaha tidak hanya bicara soal investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar. (**)

 

Data & Sumber: Olahan FaktaSulteng dari pemberitaan TrustSulteng dan Japrinews
Reporter: Redaksi Faktasulteng.id/Apriawan
Editor: Apriawan
Tanggal: 27 Mei 2026