Sungai Lariang Meluap, Banjir Terjang Desa Wangka, Jembatan Putus, Puluhan Hektar Sawah Rusak

Sungai Lariang Meluap, Banjir Terjang Desa Wangka, Jembatan Putus, Puluhan Hektar Sawah Rusak Banjir Rusak Sawah Warga (Foto: FDL)
Ekonomi

Bagikan Berita ini!

SIGI – Hujan deras yang mengguyur Desa Wangka, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Selasa (5/3/2025) sore hingga malam, menyebabkan banjir bandang yang merusak infrastruktur dan lahan pertanian warga.

Menurut Kepala Desa Wangka, Benyamin Tino, banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Lariang ini menyebabkan jembatan penghubung antara Desa Wangka dan Desa Salutome putus total. “Jembatan itu akses utama warga, sekarang terputus,” ujar Benyamin, Rabu (6/3/2025).

Selain jembatan, banjir juga merendam lima rumah warga dan merusak jembatan di Dusun 2 yang menghubungkan ke mushola. Puluhan hektar sawah dan kebun milik warga juga rusak parah akibat terendam air bercampur material kayu dan pasir.

“Lahan sawah sekitar 2 hektar rusak, kebun warga juga banyak yang rusak,” kata Benyamin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sigi, Ahmad Yani, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. “Kondisi cuaca sulit diprediksi, kami minta warga selalu waspada dan segera melapor jika terjadi bencana,” ujarnya.

BPBD Sigi juga mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi untuk segera mengambil tindakan, terutama dalam penanganan dampak bencana dan upaya mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di masa depan. “Perlu ada perhatian khusus dari Pemda Sigi, terutama dalam sosialisasi kesiapsiagaan bencana dan penyediaan infrastruktur yang lebih kokoh,” kata Ahmad Yani.

Banjir ini menambah daftar panjang bencana alam yang melanda Kabupaten Sigi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi geografis dan curah hujan yang tinggi membuat wilayah ini rentan terhadap banjir dan longsor. (FDL)