Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Nasional Berkat Ekonomi Syariah Sejak Dini

Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Nasional Berkat Ekonomi Syariah Sejak Dini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si, mewakili Gubernur menerima penghargaan dari Direktur KNEKS.(foto: Biro Administrasi Pimpinan)
Ekonomi

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, JAKARTA - Provinsi Sulawesi Tengah meraih penghargaan tingkat nasional berkat upayanya mengembangkan ekonomi syariah di lingkungan sekolah. Dalam ajang penghargaan yang digelar harian Republika bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), provinsi ini keluar sebagai Juara Tiga dalam kategori Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah.

Penghargaan diserahkan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin, 26 Mei 2025. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sulawesi Tengah, Drs. Arfan, M.Si, mewakili Gubernur menerima penghargaan dari Direktur KNEKS di Sasono Mulyo Ballroom.

“Kami menyambut baik penghargaan ini sebagai bukti bahwa semangat membangun ekonomi syariah telah tumbuh sejak dini di Sulawesi Tengah,” kata Arfan usai menerima penghargaan. Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan terus memperluas program ini di masa mendatang.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif dan inovasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendorong literasi serta praktik ekonomi syariah di kalangan pelajar. Berbagai program edukasi dan pelatihan telah digulirkan di sejumlah sekolah, dengan tujuan menjadikan siswa sebagai agen perubahan dalam pengembangan ekonomi berbasis nilai Islam.

Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, yang menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Arfan menyebutkan, pendekatan ini juga menjawab kebutuhan masyarakat akan sistem ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

“Capaian ini memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang progresif dalam mendukung ekonomi syariah nasional. Semoga ini menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar Arfan. (**)