Pesisir dan Hutan: Menilik Wajah Geografis 2.022 Desa di Sulawesi Tengah

Pesisir dan Hutan: Menilik Wajah Geografis 2.022 Desa di Sulawesi Tengah Ilustrasi/Ai
Ekonomi

Bagikan Berita ini!

 

PALU, Faktasulteng.id – Keanekaragaman geografis Sulawesi Tengah menciptakan karakter masyarakat desa yang unik dan tangguh. Dari total 2.022 wilayah administrasi setingkat desa/kelurahan yang didata pada tahun 2025, profil wilayah kita terbelah secara kontras antara mereka yang hidup berdampingan dengan laut dan mereka yang bermukim di sekitar rimbunnya hutan.

Data Potensi Desa (Podes) 2025 mengungkap bahwa hampir separuh dari total desa di Sulawesi Tengah, yakni sebanyak 49,51 persen, merupakan desa pesisir. Wilayah-wilayah ini bersinggungan langsung dengan laut, yang secara otomatis membentuk pola hidup masyarakat sebagai nelayan dan pengelola sumber daya laut. Tingginya persentase desa pesisir ini menegaskan posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu kekuatan maritim di kawasan timur Indonesia yang membutuhkan proteksi terhadap ekosistem pantai dan kedaulatan wilayah laut.

Sementara itu, beralih ke daratan, potret keberadaan hutan masih sangat kental dalam kehidupan desa. Sebanyak 44,21 persen desa/kelurahan terletak di tepi atau sekitar kawasan hutan. Kehidupan masyarakat di wilayah ini sangat dipengaruhi oleh kelestarian ekosistem hutan sebagai sumber air dan hasil hutan non-kayu. Yang lebih mengejutkan, data mencatat masih terdapat 2,32 persen atau sekitar 46 desa yang secara administratif berada di dalam kawasan hutan.

Di sisi lain, terdapat 53,46 persen desa yang berada di luar kawasan hutan, yang umumnya merupakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan pemukiman padat. Keragaman lokasi ini, mulai dari garis pantai hingga ke dalam rimba, menuntut pendekatan pembangunan yang tidak bisa diseragamkan (one size fits all). Desa pesisir membutuhkan dermaga dan teknologi perikanan, sementara desa di pinggir hutan memerlukan skema perhutanan sosial yang jelas untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan warga dan konservasi alam.