Perbandingan 3 Perusahaan Retail Terbesar di Indonesia, Indomaret Unggul Jumlah Gerai dan Karyawan
- Minggu, 10 Mei 2026 - 16:38 WITA
- Editor: Apri
- | Penulis: Redaksi
ilustrasi/ist.
JAKARTA, Faktasulteng.id – Persaingan industri retail modern di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Tiga perusahaan besar yakni PT Indomarco Prismatama (Indomaret), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) kini mengoperasikan puluhan ribu gerai di seluruh Indonesia dengan ratusan ribu tenaga kerja.
Berdasarkan data perusahaan periode 2021–2024, Indomaret menjadi jaringan retail dengan jumlah gerai terbesar. Perusahaan tersebut mengoperasikan lebih dari 24.000 gerai, didukung 33 cabang distribusi dan lebih dari 190 ribu karyawan di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Alfamart tercatat memiliki lebih dari 23.636 gerai pada 2024. Selain memperluas pasar domestik, Alfamart juga mengoperasikan lebih dari 2.000 gerai di Filipina yang didukung lima gudang distribusi. Jumlah karyawan perusahaan mencapai 42.115 orang.
Di sisi lain, Alfamidi yang berada di bawah PT Midi Utama Indonesia Tbk mengoperasikan 2.036 gerai per 31 Desember 2021. Rinciannya terdiri dari 1.918 gerai Alfamidi reguler, 6 Alfamidi Fresh, 32 Alfamidi Super, 5 Alfamidi spesifik, dan 75 gerai franchise. Jaringan Alfamidi tersebar di sejumlah kota seperti Medan, Bitung, Bekasi, Yogyakarta, Pasuruan, Samarinda, Manado, Palu, Makassar, Kendari, Ambon, hingga Jayapura dengan dukungan lebih dari 23 ribu karyawan.
Ekspansi ketiga perusahaan retail tersebut turut memperkuat sektor perdagangan modern nasional sekaligus menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Selain memperluas jumlah gerai, perusahaan juga terus memperkuat jaringan distribusi dan logistik untuk meningkatkan layanan kepada konsumen.
Secara total, ketiga jaringan retail modern itu kini mengoperasikan lebih dari 49 ribu gerai di Indonesia dan luar negeri. Persaingan ekspansi gerai, teknologi layanan, hingga distribusi diperkirakan masih akan terus berlangsung seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap retail modern.