Pendapatan Sulteng Tembus Rp5,75 Triliun, Gubernur Soroti Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi
- Senin, 14 Juli 2025 - 20:18 WITA
- Editor: Ananda Ramadan
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. (Foto: Ro Adpim Setdaprov Sulteng)
Faktasulteng.id, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memproyeksikan lonjakan signifikan dalam pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025. Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menyebut angka Rp5,754 triliun sebagai target pendapatan dalam postur APBD 2025. Angka ini mencerminkan optimisme daerah terhadap kondisi perekonomian yang menguat.
Pernyataan itu disampaikan Anwar saat menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Kesatu DPRD Provinsi Sulteng, Senin, 14 Juli 2025. Rapat tersebut mengangkat agenda penyampaian rancangan perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025.
Dari total pendapatan tersebut, komposisi terbesar berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp2,537 triliun. Sementara pendapatan transfer mencapai Rp3,178 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp38,274 miliar.
Gubernur menilai peningkatan ini tak lepas dari pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang menunjukkan tren positif. “Pada kuartal I 2025, (ekonomi) Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,69 % dan memberikan kontribusi sebesar 1,6 % terhadap perekonomian nasional dan kontribusi sebesar 24 % terhadap perekonomian Pulau Sulawesi,” ujar Anwar.
Ia juga menyebut sektor industri pengolahan, khususnya hilirisasi nikel, sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan. Hilirisasi dinilai mampu mendorong efek ganda pada sektor-sektor lain, seperti pertambangan dan penggalian, konstruksi, hingga perdagangan.
“Capaian pertumbuhan yang tinggi ini menjadi modal kuat dalam mencapai target sasaran pembangunan tahun 2025, khususnya target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 pada kisaran 10 % sampai dengan 10,5 %,” kata Anwar dengan nada optimistis.
Sinergi antara pemerintah daerah, pusat, investor, dan pelaku usaha disebut gubernur sebagai kunci keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulteng, H. Arus Abdul Karim, dan turut dihadiri jajaran legislatif lintas fraksi serta unsur eksekutif Pemprov Sulteng, termasuk Sekprov Dra. Novalina, M.M, para staf ahli gubernur, asisten, dan kepala perangkat daerah. (**)