Musrenbang RPJMD 2025–2029 Digelar, Bupati Sigi Tekankan Pendidikan dan Pengentasan Kemiskinan
- Senin, 07 Juli 2025 - 17:55 WITA
- Editor: Andry
Bupati Sigi Mohamad Rizal Injenae paparkan visi “SIGI MAJU BERKELANJUTAN BERBASIS PERTANIAN DAN PARIWISATA” serta lima misi dan sepuluh program unggulan, termasuk program andalan Sigi Masagena.(Foto: Andry/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, SIGI - Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sigi pada Senin, 7 Juli 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Injenae, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat, Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, serta perwakilan Bappeda Sulawesi Tengah, Rusman. Hadir pula organisasi perangkat daerah (OPD), para staf ahli, dan camat se-Kabupaten Sigi.
Dalam sambutannya, Bupati Sigi Mohamad Rizal Injenae menyampaikan bahwa visinya adalah “SIGI MAJU BERKELANJUTAN BERBASIS PERTANIAN DAN PARIWISATA”. Selain itu, terdapat lima misi dan sepuluh program unggulan, salah satunya adalah program Sigi Masagena.
“Misalkan Sigi Masagena yang ditujukan untuk pendidikan dan kesehatan, dengan tujuan agar tidak ada anak Sigi yang tidak sekolah dan tidak ada masyarakat Sigi yang sakit tidak berobat, dan saya sepakat hal ini sudah saya masukkan dalam RPJMD,” ujar Rizal.
“Selain program Sigi Masagena, program lain yang masuk dalam 10 program unggulan juga secara utuh masuk dalam RPJMD,” sambungnya.
Rizal juga menegaskan bahwa seluruh masyarakat di Kabupaten Sigi harus dapat menempuh pendidikan sebagai salah satu cara untuk menekan angka kemiskinan.
“Bagaimana masyarakat sekarang semua harus bisa sekolah, yang memiliki kemampuan akademik tetapi tidak memiliki kemampuan ekonomi kita harus usahakan. Salah satu cara untuk mengurangi angka kemiskinan adalah sekolah,” ujar Rizal.
Ia menambahkan akan mengadakan rapat dengan 14 OPD untuk membahas hal tersebut demi tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
“Maka bagaimana masyarakat ini bisa sejahtera, yang tidak memiliki pendapatan bisa kita berikan melalui pertanian. Kalau pertanian kita bagus, produksi kita bagus maka selesailah masalah kemiskinan ini karena pertumbuhan ekonomi kita bagus,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Rizal meminta para camat di Kabupaten Sigi untuk aktif berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat guna memperoleh data akurat terkait kemiskinan dan stunting.
“Tolong untuk para camat juga, jangan selalu meminta forum-forum saja, saya harap para camat sekalian selalu rapat koordinasi dengan kepala-kepala desa, ini sangat perlu untuk mencari tahu data terkait kemiskinan dan stunting,” ujarnya. (Andry)