Gubernur Anwar Hafid Ajak HIPKA Sulteng Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Gubernur Anwar Hafid Ajak HIPKA Sulteng Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Beri Sambutan DiMusyawarah Daerah HIPKA Sulteng. (Foto: IST)
Ekonomi

Bagikan Berita ini!

Faktasulteng.id, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., melontarkan tantangan keras yang penuh gairah kepada Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sulawesi Tengah. Dalam momen pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Forum Bisnis HIPKA di Hotel Santika Palu, Sabtu (1/11/2025), Gubernur menegaskan bahwa HIPKA kini harus mengambil peran sentral: menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah.

Bukan sekadar seremonial pergantian pengurus, forum ini didesak menjadi titik balik lahirnya generasi pengusaha yang berani.

"Pengusaha sejati adalah mereka yang berani mengambil risiko, berani berintegritas, dan berani menjadi berkat bagi sesama," ujar Gubernur Anwar Hafid, menekankan perlunya kolaborasi dan kepemimpinan yang kuat dalam membangun ekonomi.

Menjawab Tantangan Investasi dan Industri Hilir

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah secara tegas menempatkan investasi sebagai "harapan besar" ke depan, dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha, khususnya di sektor pertanian, industri hilir, dan UMKM. Dorongan ini hadir di tengah fakta bahwa peran sektor industri terhadap perkembangan perekonomian Sulawesi Tengah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data terbaru mencatat, Provinsi Sulawesi Tengah memiliki setidaknya 122 perusahaan industri besar dan sedang yang masih aktif, menunjukkan ekosistem industri yang siap diperkuat oleh peran HIPKA.

HIPKA didorong untuk memperkuat sektor-sektor strategis yang menjadi pilar utama penggerak ekonomi.

POTENSI MUDA: Lebih dari 13 Ribu Wirausaha Menanti Mentoring

HIPKA SULTENG

Sinergi yang diminta Gubernur tidak hanya terbatas pada sektor besar, tetapi juga pada pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan investasi. Secara spesifik, HIPKA didorong untuk menjadi wadah yang melahirkan pengusaha-pengusaha muda berjiwa inovatif.

Angka potensi wirausaha muda di Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa tantangan ini sangat realistis. Berdasarkan data Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Tengah untuk periode 2023-2024, jumlah total Wirausaha Muda (usia 16-30 tahun) di sebagian besar kabupaten/kota yang tercatat telah mencapai angka fantastis: 13.785 orang. Potensi ini terdistribusi di wilayah seperti:

  • Parigi Moutong (5.385 orang)

  • Sigi (2.710 orang)

  • Morowali Utara (2.598 orang)

  • Palu (2.102 orang)

  • Tojo Una-Una (561 orang)

  • Morowali (331 orang)

  • Banggai Laut (98 orang)

Angka belasan ribu wirausaha muda ini adalah modal besar yang harus dirangkul dan diadaptasi HIPKA agar mereka mampu beradaptasi dengan dinamika global.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan para pengusaha. Saya yakin HIPKA Sulteng mampu melahirkan pengusaha-pengusaha tangguh yang berani melangkah untuk kemajuan daerah," tegas Gubernur Anwar Hafid menutup sambutannya. Pesan ini bukan sekadar ajakan, melainkan penegasan bahwa masa depan ekonomi Sulawesi Tengah kini berada di tangan HIPKA. (Apri)