Dinas Koperasi dan UMKM Tolitoli Bersama Dinas Provinsi Gelar Pelatihan bagi Pengusaha di Tolitoli
- Rabu, 09 Juli 2025 - 10:46 WITA
- Editor: Nasha
(Foto: Nasha/Faktasulteng.id)
Faktasulteng.id, TOLITOLI - Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tolitoli bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah menggelar pelatihan bagi para pengusaha yang ada di Kabupaten Tolitoli. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Tolitoli yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Manusia, Ir. Muh. Ahmad Absyari, pada Rabu, 9 Juli 2025, di Aula Hotel Mitra Utama Tolitoli.
Pelatihan tersebut diikuti oleh dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian Tolitoli, Dinas Koperasi dan UMKM Tolitoli, serta para pengusaha UMKM yang ada di wilayah tersebut.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lagu Patriot Baolan. Selanjutnya, dibacakan laporan kegiatan yang pada intinya menekankan bahwa pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kualitas produk para pengusaha, tidak hanya dari sisi kemasan, tetapi juga kualitas dan standarisasi, agar nantinya mampu bersaing di pasar setingkat nasional.
“Dengan mengikuti kegiatan ini, maka para pengusaha dapat mengikuti perkembangan usaha yang ada karena pelatihan ini memberikan ruang agar bagaimana produk tersebut dapat didesain dengan menarik,” kata Ketua Panitia dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulteng.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun mata rantai pasar, sehingga apapun jenis produknya dapat dijual di kawasan industri. Oleh karena itu, pemerintah provinsi menjalin kerja sama dengan kabupaten dan kota.
“Karena kalau di Pulau Sulawesi itu mata rantai pasar industrinya hanya ada di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dibacakan sambutan Bupati Tolitoli yang diwakili oleh Ir. Muh. Ahmad Absyari. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa branding produk merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing usaha. Branding tidak hanya sekadar membuat sebuah logo yang menarik, tetapi juga membangun identitas usaha yang kuat agar mudah dikenali masyarakat.
Dirinya juga menambahkan bahwa keterampilan ini sangat sesuai bagi industri kreatif. Jika dimanfaatkan secara maksimal, maka bisa menjadi pintu masuk yang menjanjikan.
“Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan menyerap ilmu yang diberikan agar nantinya bisa diterapkan dalam usahanya masing-masing,” harapnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan tanda penerimaan dimulainya pelatihan.
Diketahui, pelatihan ini terbagi dalam dua jenis, yaitu Pelatihan High Pressure Laminate (HPL) dan pelatihan Branding Produk. Pelatihan Branding Produk akan dilaksanakan selama empat hari, terhitung mulai Rabu, 9 Juli hingga Sabtu, 12 Juli 2025. Sementara itu, pelatihan HPL dilaksanakan selama lima hari, dari Rabu, 9 Juli hingga Minggu, 13 Juli 2025.
Para pengusaha di Tolitoli sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap ilmu yang didapat dapat memajukan usaha yang telah mereka geluti selama ini. (Nasha)