Indibiz KTI dan Rumah BUMN Palu Dorong UMKM “Naik Kelas” dengan Jurus Label Gizi dan Digitalisasi
- Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:31 WITA
- Editor: Apri
- | Penulis: Redaksi
Foto Bersama Peserta Pelatihan UMKM Naik Kelas
Faktasulteng.id, Palu - Telkom Regional 5, melalui brand Indibiz Kawasan Timur Indonesia, menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggandeng Rumah BUMN Palu. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi bertajuk "Label Gizi, Nilai Jual Tinggi: Edukasi Konsumen Lewat Produk UMKM" pada 9 Oktober 2025.
Acara ini secara spesifik bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM binaan dalam menyusun label gizi, yang kini menjadi salah satu kunci utama daya saing di pasar modern. Label gizi tidak hanya berfungsi sebagai informasi, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan transparansi kepada konsumen, sejalan dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan kesehatan.
Fondasi Kualitas dan Daya Saing
Sesi edukasi menghadirkan empat pakar, yang secara rinci mengupas tuntas pentingnya informasi gizi dan strategi bisnis. Dian Novrianti, S.Gz., M.Gz menggarisbawahi peran label gizi dalam mengedukasi konsumen. Selanjutnya, Dr. Try Nur Ekawati Lukman, S.Km., M.Sc memberikan panduan praktis penyusunan label gizi, dengan menekankan aspek krusial seperti kalori, logo halal, dan izin BPOM—tiga elemen yang sangat menentukan trust konsumen.
Sementara itu, Ummu Aiman, S.Km., M.Kes mengajak peserta tidak hanya memahami teknis, tetapi juga estetika, melalui pemaparan panduan mendesain label yang menarik, diikuti dengan praktik langsung perhitungan nilai gizi menggunakan Microsoft Excel yang dipandu oleh Aldiza Intan Randani, S.Gz., M.Gz. Penekanan pada praktik langsung ini memastikan peserta memiliki keterampilan aplikatif yang siap diimplementasikan.
Digitalisasi sebagai Akselerator Bisnis
Selain fokus pada kualitas produk, kegiatan ini juga memberikan penekanan pada aspek digital sebagai akselerator bisnis UMKM. Di sesi penutup, Moh. Fikri Ramadhan, Account Manager Government Service Telkom Witel Sulbagteng, memperkenalkan materi "Strategi GTM (Go-to-Market), HSI Bisnis & HSI Bisnis Basic."
Sesi ini menjadi sangat relevan mengingat pesatnya laju digitalisasi. Berdasarkan data dari Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024 (APJII), penetrasi internet di Indonesia terus meningkat. Data ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi dan pemasaran digital merupakan keharusan bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Moh. Fikri Ramadhan menjelaskan variasi paket dan perbedaan layanan IndiHome dan IndiBiz B2B, yang dirancang khusus untuk mendukung aktivitas bisnis UMKM di era serba digital.
Kolaborasi strategis antara Indibiz Kawasan Timur Indonesia dan Rumah BUMN Palu ini menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam memperkuat fondasi UMKM. Dengan bekal pengetahuan tentang label gizi yang informatif dan strategi bisnis yang terintegrasi dengan digitalisasi, para pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan produk yang berkualitas, terpercaya, dan berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun global. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor riil. (**)